Poco-Poco Pasar Modal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam sebuah kisah Tiongkok dari periode negara berperang, diceritakan seorang pria dari negara Chu yang pedangnya terjatuh ke sungai saat menyeberang. Alih-alih segera mengambilnya, ia justru menggoreskan tanda di sisi perahu untuk menandai di mana pedang itu jatuh. Ketika perahu itu berlabuh barulah ia melompat ke air dari titik yang ditandai, mencari pedang yang sudah lama terbawa arus. Masalahnya bukan pada kurangnya usaha, melainkan fiksasi pada tanda-tanda.
Cara kita merespons standar MSCI hari ini menunjukkan pola yang serupa. Kita tampak semakin serius menyesuaikan diri dengan parameter global. Kita memperbaiki aturan, membahas free float, memperluas keterbukaan, dan menata ulang struktur pasar. Semua ini, pada dasarnya, adalah bentuk baru dari apa yang selama ini kita sebut sebagai upaya untuk going international. Tapi, setelah lintang pukang menyesuaikan diri, respons MSCI justru menyisakan posisi yang menggantung. Indonesia tidak dihukum, tetapi juga belum sepenuhnya dipercaya.
Baca Juga: Rombak Administrasi Wajib Pajak Besar
