Prediksi Kurs Rupiah: Bisa Kembali Menguat

Jumat, 06 September 2019 | 05:45 WIB
Prediksi Kurs Rupiah: Bisa Kembali Menguat
[ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah]
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan terbaru dari perang dagang membuat mata uang Garuda perkasa. Kemarin, kurs spot rupiah menguat 0,04% menjadi Rp 14.155 per dollar Amerikat Serikat (AS). Serupa, kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) menanjak 0,46% jadi Rp 14.153 per dollar AS.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, rupiah perkasa setelah China bersedia melanjutkan dialog dagang dengan AS. Berita ini menjadi angin segar di tengah membesarnya peluang resesi global.

Baca Juga: Bank Dunia: Defisit Indonesia naik, capital outflow membahayakan ekonomi Indonesia

"Kedua negara sepakat melanjutkan dialog dagang di Washington pada awal Oktober, kata dia.

Analis Pasar Bank Mandiri Reny Eka Putri menambahkan, tensi perang dagang yang mereda tersebut membuat pelaku pasar melepas aset dollar AS. Pelaku pasar beralih ke aset emerging market, seperti rupiah.

Pergerakan rupiah selanjutnya akan dipengaruhi data ketenagakerjaan AS yang akan rilis akhir pekan ini. Reny memprediksi rupiah bisa kembali menguat namun terbatas di kisaran Rp 14.130–Rp 14.200 per dollar AS.

Sedangkan Ibrahim menganalisa, mata uang Garuda akan bergerak dalam kisaran Rp 14.130–Rp 14.185 per dollar AS.

Baca Juga: Seksi 1-3 Tol Cisumdawu ditargetkan fungsional pada mudik Lebaran tahun 2020

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:05 WIB

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini

Penurunan peringkat IHSG memperkuat persepsi bahwa daya tarik pasar domestik di mata investor global sedang menurun

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!

Permintaan tinggi saat Ramadan diprediksi untungkan emiten unggas. Namun, kenaikan harga bungkil kedelai dan kebijakan impor baru jadi tantangan

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menjadi salah satu emiten yang mendapat berkah dari proyek Danantara Indonesia

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:58 WIB

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,25 triliun.​

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai

Perbankan sukses menekan kredit bermasalah di akhir 2025. Kualitas aset membaik, apakah ini awal keuntungan investor? Temukan faktanya.

Menimbang Prospek Penghuni IDX80
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

Menimbang Prospek Penghuni IDX80

Prospek tiga saham yang baru masuk IDX30 yaitu BREN, CUAN dan HRTA, masih dibayangi net sell dana asing

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:46 WIB

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter

Hingga akhir tahun 2025, jumlah cadangan emas moneter Bank Indonesia mencapai 85,53 ton             

Banjir Sinyal Negatif: MSCI, Goldman, UBS dan Moody's, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:44 WIB

Banjir Sinyal Negatif: MSCI, Goldman, UBS dan Moody's, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Goldman Sachs dan UBS yang menurunkan rekomendasi saham Indonesia, hingga Moody’s Ratings yang memangkas outlook Indonesia. 

Kampung Haji Ditargetkan Tuntas pada 2028
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:40 WIB

Kampung Haji Ditargetkan Tuntas pada 2028

Untuk tahap awal pemerintah bakal menyediakan sebanyak 1.000 kamar di Kampung Haji dalam beberapa bulan lagi.

Saham Sektor Semen Menguat Imbas Rencana Tambahan Anggaran Kementerian PU Rp 36,91 T
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:40 WIB

Saham Sektor Semen Menguat Imbas Rencana Tambahan Anggaran Kementerian PU Rp 36,91 T

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 36,91 triliun untuk tahun 2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler