Premi Risiko Indonesia Masih Naik, Investor Makin Selektif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pelemahan nilai rupiah dan masih derasnya arus keluar dana asing sepanjang tahun ini, premi risiko Indonesia ikut meningkat. Credit default swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun telah naik 35,35% sejak awal 2026 ke level 93,25, Jumat (12/6).
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, profil risiko Indonesia masih terkendali, tetapi sudah berada di area yang perlu diwaspadai. Angka CDS yang masih berada di bawah 100 menunjukkan pasar keuangan belum dalam kondisi kritis. Tapi tak dipungkiri, pemodal mulai meminta perlindungan risiko yang lebih mahal untuk memegang aset Indonesia.
