Produsen Cokelat Wahana Interfood (COCO) Mulai Bidik Rumah Tangga

Senin, 29 Juli 2019 | 06:01 WIB
Produsen Cokelat Wahana Interfood (COCO) Mulai Bidik Rumah Tangga
[]
Reporter: Kenia Intan | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen cokelat PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menggenjot distribusi produk ke berbagai wilayah Indonesia.

Manajemen Wahana Interfood menempuh strategi ini agar segmentasi pasar mereka bukan hanya perusahaan besar, tetapi juga konsumen kalangan rumah tangga.

Sekretaris Perusahaan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk Gendra Fachrurozi, mengatakan, mereka memang sedang memperluas segmen bisnis dari semula langsung memasarkan produk ke pelanggan perusahaan kini merambah segmentasi baru. Misalnya kalangan rumah tangga dan toko roti lokal.

Melalui diversifikasi segmentasi pasar, emiten ini mengharapkan penjualannya menjadi lebih merata ke seluruh Indonesia.

Berdasarkan catatan KONTAN, beberapa segmen korporasi yang selama ini menjadi pelanggan Wahana Interfood adalah waralaba coffee shop internasional dan produsen roti.

Manajemen COCO meyakini potensi pasar coklat masih cukup besar. Apalagi, produk coklat masih menjadi favorit masyarakat Indonesia dan warga dunia hingga kini.

Alhasil, perusahaan yang mengusung merek Schoko ini mulai menggenjot strategi promosi, misalnya demo meracik kue di toko-toko bahan makanan. COCO juga menyambangi toko roti lokal di sejumlah kota yang mereka sasar.

Tidak ketinggalan, Wahana Interfood juga mulai memanfaatkan kanal penjualan digital lewat e-commerce untuk membantu pemasaran produk mereka.

Satu hal yang pasti, manajemen COCO mengharapkan langkah diversifikasi segmentasi pasar mampu mendorong kinerja keuangan mereka di semester kedua tahun ini.

Gendra menyebutkan, COCO bakal memaksimalkan potensi internal, seperti mengelola dan mengembangkan produk yang akan dipasarkan dan pendekatan harga yang kompetitif. Di sisi lain, manajemen COCO terus menerapkan kebijakan efisiensi.

Tambah pabrik dan kapasitas

Meski demikian, Wahana Interfood juga mempertimbangkan tantangan dari perluasan pasar tersebut terhadap kapasitas produksi mereka.

Oleh sebab itu, COCO sedang menyiapkan rencana ekspansi pengembangan pabrik, mengingat hingga pertengahan tahun ini volume penjualannya terus meningkat.

"Kami sudah mengantisipasi tantangan ini dengan investasi pabrik baru dan penambahan kapasitas produksi," ungkap Gendra.

Manajemen COCO memperkirakan ekspansi pabrik rampung pada semester kedua tahun depan.

Tantangan lainnya, Wahana Interfood harus memastikan pesanan, hasil produksi dan pengiriman dapat berjalan lancar.

COCO memproyeksikan pendapatan pada tahun ini tumbuh sebesar 15% menjadi Rp 181,22 miliar. Hingga kuartal pertama tahun ini, Wahana Interfood membukukan penjualan sebesar Rp 19,93 miliar.

Jumlah tersebut tumbuh 5,56% dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun lalu senilai Rp 18,88 miliar. Adapun laba bersihnya tumbuh 6,60% year-on-year (yoy) menjadi Rp 1,13 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Ada Perpindahan Dana, Total Kelolaan Industri Reksadana Turun pada September 2026
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Ada Perpindahan Dana, Total Kelolaan Industri Reksadana Turun pada September 2026

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan reksadana pada September 2026 tercatat sebesar Rp 641,10 triliun.

Pengembangan Industri Pusat Data di Kawasan Barelang
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Pengembangan Industri Pusat Data di Kawasan Barelang

Industri ini membutuhkan dukungan utilitas dan konektivitas yang kuat, mulai dari pasokan listrik, air, jaringan telekomunikasi,

11 Proyek Hilirisasi  Rp 180 Triliun Diresmikan
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:38 WIB

11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun Diresmikan

Presiden Prabowo Subianto menyebut realisasi investasi di Kawasan IWIP mencapai lebih dari US$ 20 miliar

Beragam Respons Parpol di Parlemen
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Beragam Respons Parpol di Parlemen

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menuturkan, tindak lanjut putusan MK akan berada di ranah politik

Internet Rakyat WIFI Sudah Jangkau 3,1 Juta Konsumen
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Internet Rakyat WIFI Sudah Jangkau 3,1 Juta Konsumen

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge telah mengaktifkan lebih dari 3.100 site IRA–Internet Rakyat dalam tujuh bulan pada 2026. 

APEX Siap Eksekusi Private Placement 218 Juta Saham
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:43 WIB

APEX Siap Eksekusi Private Placement 218 Juta Saham

Dalam private placement, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) akan menerbitkan 218,09 juta saham Seri B. Nilai nominal Rp 325 per saham. ​

Jhonlin Baratama Tuntaskan Proses Akuisisi BYAN, Begini Rinciannya
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Jhonlin Baratama Tuntaskan Proses Akuisisi BYAN, Begini Rinciannya

Haji Isam menuntaskan transaksi pembelian 10,08 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 7 Oktober 2026.

WIKA Belum Ikut Gerbong Konsolidasi BUMN Karya
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:26 WIB

WIKA Belum Ikut Gerbong Konsolidasi BUMN Karya

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) disebut masih perlu memperkuat kondisi keuangan sebelum mengikuti arah konsolidasi BUMN Karya.

Kinerja Saham Valuasi Murah Belum Bergairah
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Kinerja Saham Valuasi Murah Belum Bergairah

Pelemahan kinerja IDX Value30 menunjukkan tekanan pasar saat ini tidak hanya pada saham-saham bervaluasi tinggi.

Pelayanan Publik Kemperin Akan Digelar Dua Kali
| Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Pelayanan Publik Kemperin Akan Digelar Dua Kali

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memperkuat kecepatan layanan publik bagi pelaku industri. 

INDEKS BERITA

Terpopuler