Proyeksi IHSG: Ada Peluang Meski Terbatas

Rabu, 08 Januari 2020 | 05:16 WIB
Proyeksi IHSG: Ada Peluang Meski Terbatas
[Pekerja berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Pada awal perdagangan pertama tahun 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,22 p]
Reporter: Kenia Intan | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih bisa melanjutkan penguatan pada hari ini, Rabu (8/1).

Pada perdagangan kemarin, Selasa (7/1), IHSG menguat tipis 0,35% menjadi 6.297,35.

Analis Royal Investium Sekuritas Wijen Pontus mengatakan, ada beberapa sentimen positif untuk IHSG. Misalnya, January Effect, angka inflasi yang terjaga, serta mata uang yang cenderung menguat. Selain itu, ada kebijakan penerapan B30 di tahun 2020 dan penguatan harga komoditas.

Baca Juga: Konflik AS-Iran Menyulut Harga Minyak, Indonesia Ikut Terkena Dampak premium

Dari global, Wijen melihat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tidak berdampak signifikan terhadap IHSG. Sementara, perang dagang antara AS dan China kemungkinan besar akan mencapai kesepakatan karena kedua negara saling membutuhkan.

Proyeksi Wijen, IHSG akan menguat di kisaran 6.250 - 6.300 hari ini.

Berbeda dengan Wijen, Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana memprediksi pergerakan IHSG cenderung flat di kisaran 6.250 hingga 6.280.

Baca Juga: Emas Cetak Rekor Tertinggi, Sepekan Ini Berpotensi ke US$ 1.600 per Ons Troi premium

Menurut Hendra, belum ada katalis positif yang cukup mempengaruhi pergerakan IHSG. Pasar masih menanti rilis data mengenai cadangan devisa.

"Kalau pun menguat ataupun melemah tidak akan besar," kata Wawan.

Bagikan

Berita Terbaru

Bukalapak Lolos dari Gugatan PKPU yang Diajukan Harmas Jalesveva
| Rabu, 26 Februari 2025 | 19:26 WIB

Bukalapak Lolos dari Gugatan PKPU yang Diajukan Harmas Jalesveva

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) masih menghadapi gugatan ganti rugi yang diajukan Harmas Jalesveva, saat ini prosesnya sudah Peninjauan Kembali.

BSI Tebar Maslahat Lewat ESG
| Rabu, 26 Februari 2025 | 13:43 WIB

BSI Tebar Maslahat Lewat ESG

Target PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) untuk menjadi bank terbesar ketiga di kancah global masih jauh. BSI perlu na

10 Perusahaan Asuransi Jiwa Dengan Aset Terbesar di Indonesia
| Rabu, 26 Februari 2025 | 11:51 WIB

10 Perusahaan Asuransi Jiwa Dengan Aset Terbesar di Indonesia

Tujuh dari sepuluh perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia per akhir tahun 2024 adalah perusahaan patungan.

Ratusan Triliun Menguap dari Korupsi Impor Minyak
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:48 WIB

Ratusan Triliun Menguap dari Korupsi Impor Minyak

Kejagung juga menemukan adanya fakta mark up kontrak shipping (pengiriman) oleh tersangka YF, sehingga negara mengeluarkan fee sebesar 13%-15%

Total Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 59,65 Triliun
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:39 WIB

Total Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 59,65 Triliun

Pada bulan ini, OIKN baru saja meneken perjanjian kerja sama investasi dari lima perusahaan dengan total nilai Rp 1,25 triliun.

 Uang Senilai Rp 565,3 Miliar Disita di Kasus Impor Gula
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:35 WIB

Uang Senilai Rp 565,3 Miliar Disita di Kasus Impor Gula

Kejaksaan Agung menyita uang dari sembilan tersangka dugaan korupsi impor gula yang melibatkan Tom Lembong

ICBP Diyakini Masih Baik-Baik Saja, Penjualan dan Laba 2025 Diprediksi Makin Tebal
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:28 WIB

ICBP Diyakini Masih Baik-Baik Saja, Penjualan dan Laba 2025 Diprediksi Makin Tebal

Kenaikan harga mi instan pada bulan ini dipercaya bisa mendongkrak kinerja keuangan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). 

Mandatori B50 Butuh Lahan 2,3 Juta Hektare
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:27 WIB

Mandatori B50 Butuh Lahan 2,3 Juta Hektare

Insentif atau subsidi untuk program pencapuran minyak sawit atau B40 yang sudah disepakati mencapai Rp 35 triliun.

TKDN Hulu Migas Ungkit Pertumbuhan Ekonomi
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:24 WIB

TKDN Hulu Migas Ungkit Pertumbuhan Ekonomi

Indeks multiplier effect industri hulu migas terus tumbuh, mencerminkan besarnya peran sektor ini dalam mendorong ekonomi nasional

Sulit Bangkit, Komoditas Energi Masih Penuh Tekanan
| Rabu, 26 Februari 2025 | 08:22 WIB

Sulit Bangkit, Komoditas Energi Masih Penuh Tekanan

Kebijakan tarif Donald Trump dan peningkatan produksi menjadi risiko penurunan harga komoditas di sektor ini. 

INDEKS BERITA

Terpopuler