Regulasi & Akses Hambat Distribusi Elpiji Subsidi

Kamis, 28 Agustus 2025 | 06:04 WIB
Regulasi & Akses Hambat Distribusi Elpiji Subsidi
[ILUSTRASI. Warga membeli gas elpiji 3 kilogram di salah warung pangkalan gas elpiji di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (27/8/2025). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan penerapan penjualan elpiji tiga kilogram satu harga mulai berlaku pada 2026 dengan pembelian menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) atau KTP. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/bar]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Demi mengejar distribusi tepat sasaran dari liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi, tahun depan pemerintah akan mulai mengubah dan memperketat syarat pembelian gas melon tersebut. Menteri Energi dan Sumber Daya

Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembelian elpiji 3 kg mulai 2026 harus menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Menurut Bahlil, skema baru ini akan membuat masyarakat yang masuk dalam desil 8, 9, 10 tidak dapat membeli elpiji 3 kg.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

KAI Menyiapkan 36 Trainset Baru untuk KRL Jabodetabek
| Selasa, 08 September 2026 | 07:28 WIB

KAI Menyiapkan 36 Trainset Baru untuk KRL Jabodetabek

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat kapasitas angkutan KRL Jabodetabek dengan menambah rangkaian kereta. ​

Ruang Gerak IHSG Terbatas
| Selasa, 08 September 2026 | 07:23 WIB

Ruang Gerak IHSG Terbatas

Rilis data eksternal hingga efek bencana alam berpotensi memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (8/9)

Jurus Garuda Metalindo (BOLT) Mengejar Target Akhir 2026
| Selasa, 08 September 2026 | 07:10 WIB

Jurus Garuda Metalindo (BOLT) Mengejar Target Akhir 2026

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan pertumbuhan pendapatan 5%-10% di akhir tahun 2026 dibanding tahun lalu.

PT Elnusa Tbk (ELSA) Melebarkan Pasar di Luar Grup
| Selasa, 08 September 2026 | 07:07 WIB

PT Elnusa Tbk (ELSA) Melebarkan Pasar di Luar Grup

Pelanggan terbesar Elnusa masih dari Grup Pertamin. Ke depan perusahaan membidik pasar internasional dan domestik non-afiliasi.

Pasar Saham Rebound, NAB Reksadana Tumbuh Tipis
| Selasa, 08 September 2026 | 07:00 WIB

Pasar Saham Rebound, NAB Reksadana Tumbuh Tipis

Nilai aktiva bersih (NAB) reksadana mencatat pertumbuhan tipis pada Agustus 2026, di tengah aksi jual yang dilakoni investor.

Bisnis AMDK Siap Menjalankan Ketentuan SNI
| Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Bisnis AMDK Siap Menjalankan Ketentuan SNI

Industri AMDK berkomitmen penuh memenuhi ketentuan SNI wajib sesuai Permenperin Nomor 62 Tahun 2024 yang berlaku pada 18 Oktober 2026.

Pergerakan Rupiah Ditopang Data Cadangan Devisa
| Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Ditopang Data Cadangan Devisa

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) membatasi penguatan rupiah

Risiko Sentralisasi
| Selasa, 08 September 2026 | 06:10 WIB

Risiko Sentralisasi

BPD sendiri juga wajib memperbaiki tata kelola, teknologi, dan diversifikasi bisnis agar tak bergantung ASN.

Bencana Alam Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
| Selasa, 08 September 2026 | 06:09 WIB

Bencana Alam Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya menyebut, bencana yang terjadi baru-baru ini akan mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III dan IV tahun ini

Cadangan Devisa Masih Rawan Tergerus
| Selasa, 08 September 2026 | 06:00 WIB

Cadangan Devisa Masih Rawan Tergerus

Posisi cadangan devisa akhir Agustus 2026 sebesar US$ 146,5 miliar, naik  dibanding akhir Juli 2026 yang sebesar US$ 145,3 miliar.

INDEKS BERITA

Terpopuler