Rekomendasi Saham Hari Ini (26/1): 9 Saham untuk Trading dan Investasi

Rabu, 26 Januari 2022 | 06:30 WIB
Rekomendasi Saham Hari Ini (26/1): 9 Saham untuk Trading dan Investasi
[ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Senin (3/1/2022). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN]
Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rekomendasi saham hari ini, Rabu, 26 Januari 2022 menyuguhkan sembilan saham pilihan. 

Rekomendasi saham hari ini datang dari berbagai sektor, tambang, properti, poultry, sampai perbankan

Latar belakang dari pilihan saham hari ini bisa dibaca di Kanal Business Insight KONTAN

Rekomendasi saham hari ini tidak bertujuan mempengaruhi keputusan investasi. Sesuaikan pilihan saham dengan profil dan risiko masing-masing. 

 

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Harga: Rp 1.760

Rekomendasi : buy on weakness

Support : Rp 1.700

Resistance : Rp 1.880 

Analis: Ivan Kasulthan (Erdikha Elit Sekuritas)

 

 

 

2. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

Harga: Rp 110

Rekomendasi: buy on weakness sekitar Rp 110

Analis: Mayang Anggita (Henan Putihrai Sekuritas) 

 

 

 

3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Harga: Rp 6.800

 

- Rekomendasi: Beli

Target harga: Rp 9.000

Analis: Handiman Soetoyo (Mirae Asset Sekuritas Indonesia) 

 

- Rekomendasi: Beli

Target Harga: Rp 7.700

Analis: Wawan Hendrayana (Infovesta Utama)

 

 

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Harga: Rp 4.070

 

- Rekomendasi: Cicil beli di rentang Rp 3.700 - Rp 4.000

Analis: Pandu Dewanto (Investindo Nusantara Sekuritas

 

- Rekomendasi: Beli

Target harga: Rp 5.000

Analis: Wawan Hendrayana (Infovesta Utama)

 

 

 

5. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Harga: Rp 955

Rekomendasi: speculative buy di area Rp 965 - Rp 960

Analis: Mayang Anggita (Henan Putihrai Sekuritas) 

 

 

 

6. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Harga: Rp 106

Rekomendasi : Buy on weakness

Support : Rp 96

Resistance : Rp 117

Analis: Herditya Wicaksana (MNC Sekuritas)

 

 

 

 

7. PT Indika Energy Tbk (INDY)

Harga: Rp 1.885

 

Rekomendasi: buy

Target Harga: Rp 2.500 - Rp 3.000

Analis: Ivan Rosanova (Binaartha Sekuritas)

 

Rekomendasi: buy on weakness

Target Harga: Rp 2.200

Analis: Herditya Wicaksana (MNC Sekuritas)

 

 

 

 

8.  PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Rekomendasi : Spekulasi beli

Support : Rp 10.350

Resistance : Rp 11.350

Analis: Ivan Rosanova (Binaartha Sekuritas)

 

 

 

9. PT Japfa Tbk (JPFA) 

Harga: Rp 1.700

 

- Rekomendasi: Buy

Target Harga: 2.200

Analis: Jonathan Guyadi (Panin Sekuritas)

 

- Rekomendasi: Buy

Target Harga: Rp 2.200

Analis: Victor Stefano (Analis BRIDanareksa Sekuritas) 

 

- Rekomendasi: tranding buy

Target Harga: Rp 2.000

Analis: Emma A. Fauni (Mirae Asset Sekuritas)

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Laba Melandai, Dividen Bank Tetap Royal
| Kamis, 12 Februari 2026 | 05:10 WIB

Laba Melandai, Dividen Bank Tetap Royal

Bank-bank besar seperti BNI dan Mandiri mempertahankan rasio dividen tinggi di 2025.                          

Tata Kelola Pasar Modal di Simpang Jalan
| Kamis, 12 Februari 2026 | 04:54 WIB

Tata Kelola Pasar Modal di Simpang Jalan

Arah Indonesia tidak akan ditentukan oleh retorika pro-investasi, melainkan oleh konsistensi kebijakan dan ketegasan penegakan hukum pasar modal. 

IHSG Naik Hampir 2% di Tengah Aksi Jual Asing, Intip Prediksi Hari Ini (12/2)
| Kamis, 12 Februari 2026 | 04:45 WIB

IHSG Naik Hampir 2% di Tengah Aksi Jual Asing, Intip Prediksi Hari Ini (12/2)

IHSG mengakumulasi kenaikan 1,77% dalam sepekan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih turun 4,12%.

Dapat Jatah PNM Rp 6,68 Triliun, SMF Genjot Pendanaan KPR FLPP
| Kamis, 12 Februari 2026 | 04:35 WIB

Dapat Jatah PNM Rp 6,68 Triliun, SMF Genjot Pendanaan KPR FLPP

Suntikan PMN tersebut akan di-leverage oleh perseroan untuk mendukung penyediaan dana pendamping KPR FLPP. 

Calon Investor Masih Belum Terlihat, BPKH Belum Lepas Muamalat
| Rabu, 11 Februari 2026 | 20:53 WIB

Calon Investor Masih Belum Terlihat, BPKH Belum Lepas Muamalat

BPKH belum juga lepas Muamalat, kepemilikan saham masih di atas batas OJK. Aturan ketat menanti, bagaimana nasib Bank Muamalat ke depan?

Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang
| Rabu, 11 Februari 2026 | 15:13 WIB

Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang

Tidak adanya penemuan besar emas selama dua tahun berturut-turut, yakni 2023-2024 diyakini akan mendukung harga emas ke depannya.

Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?
| Rabu, 11 Februari 2026 | 14:00 WIB

Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?

JPMorgan menyatakan bahwa bitcoin kini terlihat lebih menarik dibanding emas, jika dilihat dari sisi volatilitas yang disesuaikan dengan risiko.

Diam-Diam Kinerja Saham NISP Lebih Moncer dari Emiten Bank Lainnya
| Rabu, 11 Februari 2026 | 13:25 WIB

Diam-Diam Kinerja Saham NISP Lebih Moncer dari Emiten Bank Lainnya

Kekuatan inti PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) adalah laba yang tumbuh di sepanjang 2025, loan deposit ratio (LDR) di level 70,4% dan CAR 24,5%.

Prospek Cemerlang Emiten Aguan (PANI) Pasca Capaian Marketing Sales yang Sukses
| Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00 WIB

Prospek Cemerlang Emiten Aguan (PANI) Pasca Capaian Marketing Sales yang Sukses

BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa preferensi pasar terhadap PIK2 relatif berkelanjutan karena segmen yang disasar didominasi kelas atas.

Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara
| Rabu, 11 Februari 2026 | 11:00 WIB

Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara

Tak hanya kendaraan listrik, Indika Energy (INDY) juga tengah melakukan proyek konstruksi tambang emas Awak Mas di Sulawesi Selatan.

INDEKS BERITA

Terpopuler