Reksadana Offshore Laris Saat Pandemi, karena Terkerek Pamor Saham Teknologi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berinvestasi pada efek di luar negeri rupanya dilirik sebagai alternatif saat pasar modal bergejolak akibat pandemi. Sebab, disinyalir lebih berpeluang menghasilkan cuan. Tak heran, reksadana beraset dasar efek global, atawa reksadana offshore, menorehkan performa positif, kendati industri reksadana sedang tertekan pada tahun ini.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, dalam sebulan per Agustus 2020, dana kelolaan (NAB) reksadana global naik Rp 650 miliar menjadi Rp 9,34 triliun. Bahkan, selama delapan bulan, total dana kelolaan reksadana berdenominasi dollar AS (USD) ini telah bertambah Rp 2,06 triliun.
