Berita Opini

Reputasi Sang Pemimpin serta GCG dalam Lembaga Sosial Politik

Oleh Ekuslie Goestiandi - Pengamat Manajemen dan Kepemimpinan
Minggu, 15 November 2020 | 10:12 WIB
Reputasi Sang Pemimpin serta GCG dalam Lembaga Sosial Politik

Sumber: Tabloid Kontan | Editor: Hendrika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah seruan penundaan dari berbagai elemen dan tokoh masyarakat, Pemerintah-DPR-KPU tetap bergeming untuk menyelenggarakan pilkada pada 9 Desember 2020. Pilkada ini akan dilangsungkan di 270 daerah dan melibatkan sekitar 105 juta warga pemilih, dengan jadwal kampanye yang sudah dimulai pada 26 September 2020.

Dan, setiap kali ada proses pemilihan umum, entah itu di tingkat nasional ataupun daerah, kita selalu rajin berharap agar prosesnya berjalan jujur, adil dan akuntabel. Kita berdoa agar semua bersaing dengan sehat, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan terang-benderang. Namun, seringkali harapan tinggal harapan, dan  kenyataan masih “jauh panggang dari api”. Kalau sudah terjadi hal-hal yang tak semestinya, satu jawaban saja sudah bisa menghadirkan sikap maklum dari banyak orang. Jawaban yang dimaksud itu berbunyi : “Ya, ongkos politik di Indonesia memang mahal!”.


Baca juga