Risiko Hunting Minyak Perlu Dihitung
JAKARTA. Pemerintah berencana melakukan hunting (berburu) minyak mentah dari negara dengan surplus minyak. Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan, cara ini untuk menggantikan metode lelang melalui PT Pertamina.
Pasalnya, di tengah kondisi saat ini, jumlah peserta lelang relatif minim. "Sejak terjadinya konflik di Timur tengah, kita kehilangan 25% sumber impor," katanya, Kamis (8/10). Alhasil, pemerintah harus cari alternatif sumber pasokan minyak dari negara-negara yang punya surplus stok.
