Saat Harga Saham BBYB Melambung, Giliran Gozco Capital yang Beraksi

Jumat, 16 Juli 2021 | 08:10 WIB
Saat Harga Saham BBYB Melambung, Giliran Gozco Capital yang Beraksi
[ILUSTRASI. Karyawati PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) tengah melayani nasabah di Jakarta. DOK/BBYB]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi jual investor kakap kembali marak berlangsung di saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Transaksi dalam jumlah besar itu berlangsung tatkala harga saham BBYB kembali melambung.

Kali ini bukan hanya Asabri. PT Gozco Capital belakangan terlihat aktif mengurangi kepemilikan sahamnya di BBYB di saat harga sahamnya tengah melonjak. 

Sepanjang pengamatan Kontan, sejatinya Gozco Capital selama ini tergolong pasif dalam mentransaksikan saham BBYB. 

Namun, seiring lonjakan harga saham BBYB ke atas Rp 500, dan kini sudah nangkring di kisaran Rp 600 per saham, Gozco Capital mulai mengurangi kepemilikannya.

 

 

Sejauh ini Gozco Capital sudah melego sekitar 38,14 juta lembar, tepatnya 38.141.200 lembar saham BBYB.

Merujuk laporan perubahan data kepemilikan saham BBYB yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksinya berlangsung secara bertahap, yakni pada 12 Juli, 13 dan 14 Juli 2021.

Baca Juga: Saham Lapis Kedua Menjadi Buruan di Tengah Pandemi

Penjualan saham tersebut tersebut tak urung membuat kepemilikan Gozco Capital di BBYB menyusut dari 20,13% menjadi tinggal 19,62%

Transaksi Gozco Capital ini melengkapi aksi jual Asabri yang masih rutin digelar atas saham BBYB. 

Pada rentang waktu 2 Juli 2021 hingga 14 Juli 2021, Asabri telah melepas 48.814.500 lembar saham BBYB.

Selanjutnya: Aneka Siasat Bank Genjot Porsi Kredit UMKM

 

Bagikan

Berita Terbaru

Ada Intervensi, Rupiah Tetap Nyungsep, Cek Prediksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
| Rabu, 04 Maret 2026 | 07:01 WIB

Ada Intervensi, Rupiah Tetap Nyungsep, Cek Prediksi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Rupiah tertekan sentimen pasar yang pada umumnya masih risk off. Intervensi BI cukup efektif menjauhkan rupiah dari volatilitas.

Level 8.000 Jebol, Tekanan Jual Menghantui IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:54 WIB

Level 8.000 Jebol, Tekanan Jual Menghantui IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Hari ini, tekanan jual masih mendominasi pergerakan IHSG. Secara teknikal, IHSG masih rawan melanjutkan koreksi.

Strategi Investasi: Risiko Meningkat, Investasi di Safe Haven Menjadi Favorit
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:42 WIB

Strategi Investasi: Risiko Meningkat, Investasi di Safe Haven Menjadi Favorit

Di tengah tekanan global yang belum mereda, emas masih berpeluang melanjutkan tren positif sepanjang tahun ini.​

OJK Menargetkan 75% Emiten Segera Penuhi Aturan Free Float
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:39 WIB

OJK Menargetkan 75% Emiten Segera Penuhi Aturan Free Float

OJK targetkan 75% emiten penuhi free float 15% di tahun pertama. Mekanisme delisting disiapkan bagi yang tak patuh

Saham Manufaktur: PMI Indonesia Melesat, Ini Peluang Cuan Investor
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:37 WIB

Saham Manufaktur: PMI Indonesia Melesat, Ini Peluang Cuan Investor

PMI manufaktur RI kuat, tapi risiko suku bunga dan nilai tukar membayangi. Investor harus cermat melihat tantangan di balik potensi keuntungan.

Antisipasi Lonjakan  Trafik Data
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:16 WIB

Antisipasi Lonjakan Trafik Data

Operator seluler dan provider jaringan internet siap mengantisipasi lonjakan trafik data dengan mengerek kapasitas data dan layanan.

Beban Utang Turun, Kinerja Jasa Marga Terjaga
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:10 WIB

Beban Utang Turun, Kinerja Jasa Marga Terjaga

Jasa Marga juga menjaga stabilitas kinerja dengan realisasi EBITDA margin di level 67,0%, dengan core profits tercatat stabil Rp 3,7 triliun.

Sumber LNG Impor, PLN Kejar Target Proyek PLTN
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:07 WIB

Sumber LNG Impor, PLN Kejar Target Proyek PLTN

Adapun hingga tahun 2040, PLTG yang ditargetkan dapat dibangun adalah pembangkit listrik berkapasitas 20 GW

 Indonesia Alihkan Impor dari Timur Tengah ke AS
| Rabu, 04 Maret 2026 | 06:02 WIB

Indonesia Alihkan Impor dari Timur Tengah ke AS

Kemampuan penyimpanan energi Indonesia baru di kisaran 25-26 hari, masih jauh dari standar internasional yang selama tiga bulan

Terbitkan Obligasi Private Placement Rp 4 Triliun
| Rabu, 04 Maret 2026 | 05:55 WIB

Terbitkan Obligasi Private Placement Rp 4 Triliun

SUN yang diterbitkan merupakan Obligasi Negara dengan tingkat kupon tetap (fixed rate) seri FR0065  

INDEKS BERITA

Terpopuler