Sadar Data

Kamis, 30 April 2026 | 06:23 WIB
Sadar Data
[ILUSTRASI. TAJUK - Hendrika Yunapritta (KONTAN/Indra Surya)]
Hendrika Yunapritta | Managing Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data adalah minyak baru, namun bagi otoritas pajak, ia adalah amanah sekaligus kerawanan. Di akhir April 2026 ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) boleh saja lega pada capaian 12,3 juta dokumen SPT yang masuk melalui sistem Coretax. Transformasi digital ini jadi lompatan, karena menyatukan serpihan data aset, transaksi, hingga profil kekayaan penduduk dalam satu sistem. Di balik kemudahan itu, terselip risiko kolosal yang mengerikan jika tidak dimitigasi.

Risiko terbesar bukan sekadar serangan ke server pusat, melainkan kerentanan pada manusia. Munculnya fenomena "Joki Coretax" di media sosial belakangan ini adalah alarm merah. Banyak warga, karena enggan mempelajari antarmuka baru atau tergiur kemudahan instan, menyerahkan kunci brankas data mereka, berupa kata sandi, kepada pihak ketiga yang tidak terverifikasi. Ini adalah celah masuk bagi para pemburu data untuk profil aset penduduk.

DJP telah menerapkan prinsip Single Source of Truth melalui integrasi NIK dan NPWP. Secara teori, ini mempersempit ruang bagi pengemplang pajak. Namun, secara keamanan, ini menciptakan sebuah honey pot, yakni satu titik sasaran yang menggiurkan bagi peretas.

Jika satu pintu jebol, seluruh riwayat hidup finansial warga negara tersaji telanjang. Kita tidak bisa menutup mata pada fakta kemarin, di mana dugaan kebocoran data pajak daerah di dark web menunjukkan bahwa ekosistem perlindungan data kita masih punya banyak lubang tikus.

Apakah mitigasi DJP saat ini sudah cukup?

Nah, keamanan siber bukan hanya soal membangun firewall, melainkan juga budaya akan sadar data. DJP tidak boleh hanya puas dengan angka partisipasi pelaporan SPT, namun harus lebih agresif memerangi praktik joki yang membahayakan privasi warga. Penguatan enkripsi end-to-end dan autentikasi berlapis adalah kewajiban teknis, tetapi edukasi publik mengenai bahayanya berbagi kredensial adalah kewajiban moral.

Kita mendukung penuh modernisasi sistem perpajakan demi kemandirian fiskal. Namun, jangan sampai mengorbankan keamanan data pribadi. Pemerintah harus memberikan jaminan konkret melalui audit keamanan siber independen yang hasilnya diumumkan untuk kepercayaan publik.

Jangan biarkan Coretax yang dibangun dengan biaya triliunan rupiah jadi "pedang bermata dua".

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Kinerja Himbara Lebih Apik Berkat Eskpansi Masif Kredit
| Kamis, 30 April 2026 | 06:50 WIB

Kinerja Himbara Lebih Apik Berkat Eskpansi Masif Kredit

​Himbara unggul di kuartal I-2026 berkat ekspansi kredit agresif yang mengerek NII, sementara bank swasta tertahan pertumbuhan kredit yang lemah

Tidak Penting Kapan Perang Berakhir
| Kamis, 30 April 2026 | 06:45 WIB

Tidak Penting Kapan Perang Berakhir

Sebagai importir energi, kenaikan harga minyak menekan neraca perdagangan minyak dan meningkatkan risiko fiskal Indonesia melalui subsidi energi.

Bundamedik (BMHS) Siapkan Belanja Modal Rp 217 Miliar
| Kamis, 30 April 2026 | 06:37 WIB

Bundamedik (BMHS) Siapkan Belanja Modal Rp 217 Miliar

Memasuki tahun 2026, BMHS mulai bergerak lebih proaktif untuk mendorong pertumbuhan, namun tetap dengan disiplin yang sama.

Pertumbuhan Tabungan Valas Pesat di Saat Rupiah Loyo
| Kamis, 30 April 2026 | 06:30 WIB

Pertumbuhan Tabungan Valas Pesat di Saat Rupiah Loyo

​Tabungan valas melonjak pada Maret 2026 seiring pelemahan rupiah dan meningkatnya kebutuhan lindung nilai

Analisis JPFA: Tekanan Rupiah & SBM, Bisakah Laba Bersih Tetap Kuat?
| Kamis, 30 April 2026 | 06:25 WIB

Analisis JPFA: Tekanan Rupiah & SBM, Bisakah Laba Bersih Tetap Kuat?

JPFA hadapi kenaikan biaya produksi SBM dan pelemahan rupiah tahun ini. Namun, model bisnis terintegrasi jadi benteng kuat.

Sadar Data
| Kamis, 30 April 2026 | 06:23 WIB

Sadar Data

Kita mendukung penuh modernisasi sistem perpajakan demi kemandirian fiskal. Namun, jangan sampai mengorbankan keamanan data pribadi.

Manfaat dan Mudarat Proyek Hilirisasi Jumbo Harus Dihitung Cermat
| Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Manfaat dan Mudarat Proyek Hilirisasi Jumbo Harus Dihitung Cermat

Lonjakan ekspor dari kebijakan hilirisasi tidak otomatis mencerminkan besarnya manfaat ekonomi yang benar-benar dinikmati di dalam negeri.

Rupiah Makin Jeblok: Ini Kekhawatiran Domestik yang Menekan Kurs
| Kamis, 30 April 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Makin Jeblok: Ini Kekhawatiran Domestik yang Menekan Kurs

Rupiah anjlok ke Rp 17.326 per dolar AS. Kekhawatiran domestik seperti stagnasi ekonomi dan isu Danantara memicu tekanan kuat.

Prabowo Bakal Resmikan 21 RSUD Daerah Pinggiran
| Kamis, 30 April 2026 | 05:30 WIB

Prabowo Bakal Resmikan 21 RSUD Daerah Pinggiran

RSUD tersebut merupakan bagian dari target total 66 RSUD yang kapasitasnya akan ditingkatkan di periode 2025-2027. 

Kebijakan AS Tekan Industri Panel Surya
| Kamis, 30 April 2026 | 05:25 WIB

Kebijakan AS Tekan Industri Panel Surya

Penerapan taif impor 143% panel surya dari Amerika Serikat membuat industri panel surya bisa terancam terhenti.

INDEKS BERITA

Terpopuler