Berita Bisnis

Saham Bank-Bank Besar Sudah Relatif Murah

Rabu, 22 September 2021 | 07:05 WIB
Saham Bank-Bank Besar Sudah Relatif Murah

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham bank kecil dan menengah yang berencana transformasi jadi bank digital melesat sepanjang tahun ini.  Namun,  di lain sisi saham-saham bank besar justru masih melempem.

Semua saham bank besar masih terkoreksi sepanjang tahun ini. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup terkoreksi 1,4% pada penutupan perdagangan Selasa (21/9) ke level Rp 32.450 sehingga dalam setahun ini tercatat minus 4,1%. 
 
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi 5,5% sepanjang tahun ini, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 12,2%, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)  merosot Rp 17%, PT CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun 2,5% dan Danamon turun 18,5%.
 
Sedangkan saham-saham bank berbasis digital seperti PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) melesat 121,3% dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) naik 420,3% sepanjang tahun ini. PT Bank Allo Indonesia Tbk (BBHI) bahkan terbang hingga 2.119%. Padahal beberapa diantaranya masih tercatat merugi seperti BBYB. 
 
Suria Darma Kepala Riset Samuel Sekuritas mengatakan, saham-saham bank besar saat ini cukup murah jika dibandingkan price to book value (PBV) secara historis. Bank yang paling murah menurutnya adalah BBTN dan BBNI karena PBV masih di bawah satu kali.  "Setelah itu, bank yang murah lagi adalah BMRI, menyusul BBRI dan BBCA.," kata  Suria pada KONTAN, Selasa (21/9).
 
Sementara jika dibandingkan dengan saham bank-bank digital, saham kelima bank ini menurut Suria termasuk murah. Suria melihat secara umum, fundamental bank-bank besar ini ke depan akan lebih baik sejalan dengan membaiknya ekonomi. Selain itu, bank-bank tersebut juga tetap melakukan pencadangan. "Ini yang membuat laba mereka tidak setinggi yang diperkirakan. Sedangkan laba sebelum biaya provisi masih naiknya sangat tinggi," kata Suria.
 
Saat ini, Suria masih merekomendasikan buy BBCA, BBRI, BMRI, BBNI dan BBTN dengan target harga masing-masing Rp 40.500, Rp 5.300, Rp 8.000, Rp 8.500, dan Rp 2.300 per saham.
 
Sementara Andre Benas Chief of Equity Research & Contents Emtrade sebelumnya menilai saham bank yang bertransformasi menjadi bank digital yang paling menarik adalah AGRO dan BBYB karena ekosistem yang dimiliki keduanya BRI Agro memiliki ekosistem yang didukung oleh induknya, BRI. Sedangkan Bank Neo Commerce memiliki ekosistem Akulaku sebagai pemegang saham anyar.


Baca juga