Sesi I (12/8) Saham Bukalapak (BUKA) ARB Lagi, Harganya Sudah di Bawah Rp 1.000
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Bukalapak.com (BUKA) kembali diramaikan aksi jual para investornya. Pada perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (12/8) saham Bukalapak kembali nyungsep ke batas bawah auto rejection (ARB).
Sejak perdagangan pagi tadi dibuka, saham Bukalapak sudah melorot 70 poin, atau 6,76% ke Rp 965 per saham.
Para pemegang saham Bukalapak tampaknya berebutan untuk melepas kepemilikannya. Ini terlihat dari antrean jual di harga Rp 965 yang mencapai 11.626.991 lot.
Baca Juga: Divestasi Saham MBSS, Indika Energy (INDY) Rugi Hingga US$ 126,47 Juta
Pada perdagangan hari perdana, Jumat (6/8) saham Bukalapak berhasil tutup di batas atas auto rejection (ARA), yakni di harga Rp 1.060 per saham.
Sementara pada Senin pekan ini (9/8), saham BUKA hanya berhasil naik 4,72% ke Rp 1.110 per saham.
Dus, setelah empat hari melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Saham Bukalapak (BUKA) baru sekali ARA namun sudah dua kali ARB.
Bukalapak merupakan marketplace pertama di Indonesia yang menjadi emiten di BEI. BUKA listing di BEI pada 6 Agustus 2021.
Dengan menjual saham BUKA di harga perdana Rp 850 per saham, Bukalapak sukses meraup dana segar dari investor sebanyak Rp 21,90 triliun.
Perolehan dana IPO Bukalapak sekaligus menjadi rekor terbesar sepanjang sejarah di BEI.
