Saudi Aramco Gandeng Norinco Garap Proyek US$ 10 miliar di China

Jumat, 22 Februari 2019 | 16:54 WIB
Saudi Aramco Gandeng Norinco Garap Proyek US$ 10 miliar di China
[]
Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Perusahaan migas milik pemerintah Arab Saudi, Saudi Aramco telah menandatangani perjanjian untuk membentuk usaha patungan dengan konglomerat China, Norinco. Kesepakatan ini dilakukan untuk mengembangkan kompleks penyulingan dan petrokimia di kota Panjin. Proyek tersebut bernilai lebih dari US$ 10 miliar.

Aramco dan Norinco bersama dengan Panjin Sincen, akan membentuk perusahaan baru bernama Huajin Aramco Petrochemical Co. Ini merupakan bagian dari proyek dengan kilang sebesar 300.000 barel per hari (bpd) dan cracker ethylene mencapai 1,5 juta metrik ton per tahun (mmtpa). 

Mengutip Reuters, Jumat (22/2), kesepakatan itu ditandatangani dalam kunjungan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ke Beijing sebagai bagian dari tur Asia. Aramco akan memiliki 35% saham di perusahaan baru ini, Sementara itu, Norinco dan Panjin Sincen masing-masing memiliki 36% dan 29%. 

Aramco akan memasok hingga 70% bahan baku mentah untuk kompleks penyulingan itu. Proyek tersebut diharapkan akan mulai beroperasi pada tahun 2024. 

"Ini adalah strategi Saudi Aramco untuk ekspansi di luar hubungan antara pembeli-penjual, dan kami sekaligus melakukan investasi yang signifikan dan berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi China," kata CEO Aramco Amin Nasser dalam pernyataannya.

Tak hanya itu, Aramco juga berencana untuk membangun bisnis ritel bahan bakar. Saudi Aramco, North Huajin, dan Liaoning Investment Construction Construction Group dikabarkan akan membentuk perusahaan patungan pada akhir 2019. Perusahaan ini akan mengembangkan jaringan stasiun bahan bakar ritel. 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Sederet Tantangan Rintangi Ikhtiar Dana Pensiun Memompa Aset
| Minggu, 04 Oktober 2026 | 04:45 WIB

Sederet Tantangan Rintangi Ikhtiar Dana Pensiun Memompa Aset

Rasio aset dapen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) baru mencapai 8,22% dan ditargetkan naik menjadi 11,2% pada 2029.

Tekanan Jual Masih Kencang, IHSG Melemah 3,28% Dalam Sepekan
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Tekanan Jual Masih Kencang, IHSG Melemah 3,28% Dalam Sepekan

Dalam sepekan, IHSG masih terkoreksi sebesar -3,28%. Selama sepekan ini, koreksi IHSG didominasi oleh tekanan jual yang relatif meningkat.

Valas Safe Haven Tertekan Indeks Dolar AS
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Valas Safe Haven Tertekan Indeks Dolar AS

Di tengah penguatan indeks dolar AS (DXY), prospek JPY dan CHF berada di bawah bayang-bayang dominasi dolar AS. ​

Guyur Anak Usaha Rp 6,45 Triliun, Prospek EMAS Semakin Bernas
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Guyur Anak Usaha Rp 6,45 Triliun, Prospek EMAS Semakin Bernas

Dana tersebut akan digunakan belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex) PT Pani Industri Nusantara.

Strategi Bos Trisula Textile Industries (BELL):  Menakar Risiko Lewat Saham dan Emas
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Strategi Bos Trisula Textile Industries (BELL): Menakar Risiko Lewat Saham dan Emas

Potensi keuntungan tetap menjadi pertimbangan, tetapi tingkat risiko dari instrumen yang dipilih juga perlu diperhatikan.​

Strategi Sido Muncul (SIDO) Menyehatkan Kinerja
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:43 WIB

Strategi Sido Muncul (SIDO) Menyehatkan Kinerja

Penjualan SIDO pada semester I-2026 turun sekitar 20% secara tahunan. Penjualan herbal dan suplemen turun 41% menjadi sekitar Rp 639 miliar.​

Bisnis Mobil Bekas Auksi MPMX Melandai, Ini Penyebabnya
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Bisnis Mobil Bekas Auksi MPMX Melandai, Ini Penyebabnya

Kenaikan harga bahan bakar solar ternyata ikut memengaruhi minat konsumen terhadap mobil bekas bermesin diesel.

Reshuffle Lagi
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Reshuffle Lagi

Kita berharap sistem demokrasi bisa kembali berjalan, kritik keras bukan dijawab dengan pemblokiran akun, tapi tanggapan yang lebih membangun.

Indikasi Fenomena Makan Tabungan Menguat Lagi
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 04:45 WIB

Indikasi Fenomena Makan Tabungan Menguat Lagi

Pertumbuhan simpanan nasabah dengan nominal di bawah Rp 100 juta yang melambat menjadi 4,7% secara tahunan pada Juli 2026

Bank Kecil Menjaga Laju Bisnis Kredit
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Bank Kecil Menjaga Laju Bisnis Kredit

Bank kecil tetap ekspansif di tengah tekanan ekonomi.                                                    

INDEKS BERITA