Securities Crowdfunding Pilih UMKM Sektor Defensif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku industri urun dana memandang tahun 2026 masih menawarkan potensi pertumbuhan bisnis yang positif. Akan tetapi, iklim bisnis di segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diakui masih akan cukup menantang, sehingga membuat penyelenggara layanan securities crowdfunding akan lebih selektif dalam memilah penerbit efek.
Chief Executive Officer (CEO) PT Investasi Digital Nusantara (Bizhare), Heinrich Vincent menilai minat masyarakat terhadap investasi alternatif terus meningkat, termasuk pada efek yang diterbitkan lewat platform securities crowfunding. Tentunya ini menjadi salah satu peluang yang bisa menopang pertumbuhan bisnis urun dana.
