KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri, Indonesia bertekad membangun ekosistem kendaraan listrik. Dari sisi hulu, mimpi itu dimulai dengan mengolah nikel dan membangun pabrik baterai mobil listrik. Di saat yang sama, Indonesia membangun jaringan infrastruktur SPKLU (charging station), hingga ke sisi hulu, yakni memproduksi kendaraan listrik.
Mengacu roadmap yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik dengan 31.859 unit SPKLU. Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor BBM sekitar 6 juta kiloliter pada tahun tersebut.
