KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri manufaktur bergerak lesu. Seiring dengan permintaan domestik yang melemah selama lima tahun terakhir, tren Penanaman Modal Asing (PMA) ke sektor ini juga melandai.
Sebagai gambaran, nilai PMA sektor manufaktur di tahun 2014 mencapai US$ 13 miliar, lebih tinggi daripada nilai PMA di 2015, yang hanya US$ 11,8 miliar. Tahun 2016, nilai PMA sektor sempat meningkat menjadi US$ 16,7 miliar, tapi, nilai tersebut kembali terus menurun yaitu menjadi masing-masing US$ 13,1 miliar pada 2017 dan US$ 10,4 miliar pada 2018.
