Seperti Tanpa Rem, Begini Alasan Kenapa Perusahaan Ban Menggelinding ke Vietnam

Minggu, 28 Januari 2024 | 06:10 WIB
Seperti Tanpa Rem, Begini Alasan Kenapa Perusahaan Ban Menggelinding ke Vietnam
[ILUSTRASI. Target penjualan Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) 2011: Proses produksi ban di pabrik PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), Bekasi, Jawa Barat, Selasa (14/12). MASA menganggarkan dana sebesar US$ 129 juta untuk menggenjot produksi ban mobil dari 17.500 ban per hari menjadi 28.500 ban per hari dan produksi ban sepeda motor 16.000 per hari. MASA menargetkan penjualan sebesar Rp 3,2 triliun di tahun 2011. KONTAN/Baihaki/14/12/2010]
Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

Wajah kuyu dan lemas tampak menyelimuti muka puluhan pegawai PT Hung A Indonesia, yang berkumpul di depan pabrik ban itu di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Puluhan pekerja dengan raut muka sedih itu terlihat jelas dalam video berdurasi 1 menit 5 detik yang viral di media sosial Rabu (17/1). Suasana haru makin kentara saat salah satu orang yang menyebut dirinya sebagai manajer personalia mengumumkan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan yang memproduksi ban tersebut.

Tak hanya satu video saja, ada beberapa akun media sosial yang mengunggah video proses pengumuman PHK yang, dengan berat, diterima ribuan pekerja PT Hung A Indonesia itu. Januari 2024 menjadi bulan terakhir bagi ribuan pekerja pabrik Hung A yang sehari-hari terlibat dalam memproduksi ban untuk beragam merek ban, salah satunya Schwalbe.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Awal Pekan Bermodal Net Sell Rp 2,31 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 20 April 2026 | 07:17 WIB

Awal Pekan Bermodal Net Sell Rp 2,31 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sepanjang pekan lalu, total jenderal investor asing mencatatkan aksi jual alias net sell sekitar Rp 2,31 triliun.

Kinerja Pengawasan Kepatuhan Material Seret
| Senin, 20 April 2026 | 07:15 WIB

Kinerja Pengawasan Kepatuhan Material Seret

Penerimaan dari aktivitas pengawasan kepatuhan material (PKM) sepanjang 2025 belum memenuhi sasaran, realisasinya hanya 52,89%

Elegi Menjadi Kelas Menengah
| Senin, 20 April 2026 | 07:00 WIB

Elegi Menjadi Kelas Menengah

Pemerintah perlu menelurkan kebijakan komplet untuk memulihkan daya beli kelas menengah mulai dari mengerek pendapatan hingga stabilisasi harga.

Permintaan Masih Kuat, Prospek Jayamas Medica Industri (OMED) Tetap Sehat
| Senin, 20 April 2026 | 06:35 WIB

Permintaan Masih Kuat, Prospek Jayamas Medica Industri (OMED) Tetap Sehat

 PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) diproyeksi mampu melanjutkan pertumbuhan kinerja keuangan di tahun 2026.

Skenario Arah Pasar Menanti Suku Bunga
| Senin, 20 April 2026 | 06:34 WIB

Skenario Arah Pasar Menanti Suku Bunga

Jika BI menahan suku bunga, IHSG diprediksi sideways di 7.200-7.400. Temukan saham likuid dengan eksposur dolar AS yang direkomendasikan.

Emiten Berburu Dana Tebal Melalui Pasar Modal
| Senin, 20 April 2026 | 06:28 WIB

Emiten Berburu Dana Tebal Melalui Pasar Modal

Melihat skema emiten mencari pendanaan di pasar modal dengan biaya yang dinilai lebih murah dibanding pendanaan lainnya. 

Fraud di Perbankan Marak, Pengawas Internal Disorot
| Senin, 20 April 2026 | 05:54 WIB

Fraud di Perbankan Marak, Pengawas Internal Disorot

Mantan Kepala Kas BNI diduga gelapkan Rp 28 miliar, terdeteksi setelah 7 tahun!                          

Harga Plastik Ikut Mengerek Harga Pangan
| Senin, 20 April 2026 | 05:35 WIB

Harga Plastik Ikut Mengerek Harga Pangan

Kenaikan harga di pasar lebih banyak dipicu oleh biaya kemasan dibandingkan harga komoditas itu sendiri. 

Usai BBM & Elpiji Nonsubsidi Naik, Cermati Potensi Pergeseran Konsumsi ke Subsidi
| Senin, 20 April 2026 | 05:32 WIB

Usai BBM & Elpiji Nonsubsidi Naik, Cermati Potensi Pergeseran Konsumsi ke Subsidi

Selain itu, ketersediaan pasokan BBM saat ini menjadi jauh lebih krusial dibandingkan sekadar isu harga.

Tabungan Kelas Menengah Mulai Pulih, Namun Bukan Karena Fundamental
| Senin, 20 April 2026 | 05:30 WIB

Tabungan Kelas Menengah Mulai Pulih, Namun Bukan Karena Fundamental

Data LPS, simpanan rekening dengan saldo di bawah Rp 100 juta tumbuh dari 3,6% secara tahunan pada Januari 2026 menjadi 4,4% pada Februari 2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler