Setelah Anjlok 6.21% Dalam Sepekan, Saham MDKA Mulai Rebound

Jumat, 18 September 2026 | 07:33 WIB
Setelah Anjlok 6.21% Dalam Sepekan, Saham MDKA Mulai Rebound
[ILUSTRASI. Merdeka Copper Gold, MDKA (DOK/MDKA)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mulai rebound setelah tertekan dalam sepekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (17/9), MDKA terpantau menguat 0,70% ke Rp 2.870.  Sebelumnya, saham MDKA terkoreksi 6,21% dalam sepekan belakangan, begitu pula sebulan ini yang penurunannya sudah sebesar 1,03%.

Adapun dalam rentang yang lebih panjang, yaitu sepanjang tahun berjalan atau year to date (YtD) saham MDKA sudah menguat 25,88%. Senior Investment Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa penguatan MDKA ke level Rp 2.870 memang memperlihatkan adanya technical rebound pasca tekanan yang cukup dalam dialami oleh perseroan.

Di saat yang sama pula, mulai muncul pula minat investor yang memiliki eksposur terhadap komoditas emas dan tembaga.

Nafan melanjutkan bahwa pergerakan MDKA ini mendapatkan katalis dari perkembangan harga komoditas.

Asal tahu saja, harga tembaga sempat terkoreksi sekitar 3,5% dalam sepekan per 14 September 2026. Tetapi koreksi ini pun belum cukup menandakan adanya perubahan fundamental pada pasar tembaga.

Baca Juga: Harga Tembaga Koreksi, Ini Dampaknya ke MDKA, ANTM dan BRMS

"Rebound MDKA ke level Rp 2.870 lebih menggambarkan technical rebound setelah tekanan jual cukup dalam, sekaligus adanya kembali minat terhadap saham berbasis emas dan tembaga," paparnya kepada KONTAN, Kamis (17/9).

Selain tembaga, penguatan harga emas pun sedikit banyak cukup memberikan sentimen positif terhadap MDKA. Per Rabu (16/9) harga emas kembali menguat 1,27% menjadi US$ 4.346,30 per ons troi.

Ruang pemulihan harga komoditas masih bisa menjadi katalis bagi MDKA, karena perseroan memiliki eksposur terhadap produksi emas dan tembaga.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Menjaring Peluang dari Saham LQ45 yang Masih Murah
| Jumat, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Menjaring Peluang dari Saham LQ45 yang Masih Murah

Investor dapat melakukan akumulasi selektif di saham-saham Indeks LQ45 yang memiliki price to earning ratio (PER) rendah

Pembangunan Kabel Laut 8.000 Km Jadi Katalis, Harga EXCL bisa ke Rp 3.600 per Saham?
| Jumat, 18 September 2026 | 07:55 WIB

Pembangunan Kabel Laut 8.000 Km Jadi Katalis, Harga EXCL bisa ke Rp 3.600 per Saham?

Investor perlu mencermati realisasi sinergi merger, pertumbuhan ARPU dan trafik data, efisiensi biaya, serta perkembangan capex dan leverage.

Setelah Anjlok 6.21% Dalam Sepekan, Saham MDKA Mulai Rebound
| Jumat, 18 September 2026 | 07:33 WIB

Setelah Anjlok 6.21% Dalam Sepekan, Saham MDKA Mulai Rebound

Analis mengatakan bahwa penguatan MDKA ke Rp 2.870 memperlihatkan adanya technical rebound pasca tekanan yang cukup dalam dialami oleh perseroan.

Harga Emas Spot Rebound Usai Keputusan Kenaikan Bunga The Fed, Simak Prediksinya
| Jumat, 18 September 2026 | 07:29 WIB

Harga Emas Spot Rebound Usai Keputusan Kenaikan Bunga The Fed, Simak Prediksinya

Pergerakan emas akan sangat ditentukan sejumlah faktor, mulai dari data inflasi AS, arah suku bunga, hingga dinamika geopolitik.

INET Akuisisi 60% Saham Sarana Global Indonesia
| Jumat, 18 September 2026 | 07:20 WIB

INET Akuisisi 60% Saham Sarana Global Indonesia

Transaksi akuisisi PT Sarana Global Indonesia (SGI) telah dituntaskan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) pada 15 September 2026.

Melanggar Ketentuan Pasar Modal, BNBR dan ROTI Kena Sanksi OJK
| Jumat, 18 September 2026 | 07:16 WIB

Melanggar Ketentuan Pasar Modal, BNBR dan ROTI Kena Sanksi OJK

Pelanggaran pasar modal yang dilakukan kedua emiten konglomerasi tersebut terkait transaksi material dan penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP). ​

The Fed Mengerek Bunga Acuan dan Rupiah Tembus Rp17.700, Ini Risiko bagi IHSG
| Jumat, 18 September 2026 | 07:11 WIB

The Fed Mengerek Bunga Acuan dan Rupiah Tembus Rp17.700, Ini Risiko bagi IHSG

Investor domestik belum tentu mampu sepenuhnya menahan IHSG jika tekanan terkonsentrasi pada saham-saham dengan bobot besar di indeks.

Timah Jadi Komoditas Icomex, Prospek TINS Semakin Cerah
| Jumat, 18 September 2026 | 07:10 WIB

Timah Jadi Komoditas Icomex, Prospek TINS Semakin Cerah

Pemilihan timah sebagai komoditas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, proyeksi bakal jadi katalis positif bagi kinerja PT Timah Tbk (TINS).

Martina Berto (MBTO) Fokus Poles Perbaikan Kinerja
| Jumat, 18 September 2026 | 07:08 WIB

Martina Berto (MBTO) Fokus Poles Perbaikan Kinerja

MBTO menargetkan penjualan bersih sepanjang 2026 mencapai Rp 501 miliar. Mereka juga membidik laba usaha sebesar Rp 47 miliar

Ada Peluang Rotasi di Era Bunga Tinggi
| Jumat, 18 September 2026 | 07:04 WIB

Ada Peluang Rotasi di Era Bunga Tinggi

Menakar emiten yang untung dan buntung di era suku bunga tinggi, pasca  The Fed menaikkan suku bunga acuannya 25 basis poin (bps) ke 3,75%-4%.

INDEKS BERITA

Terpopuler