Setelah Reli Dua Hari, IHSG Hari Ini Dibayangi Profit Taking

Rabu, 05 Januari 2022 | 05:15 WIB
Setelah Reli Dua Hari, IHSG Hari Ini Dibayangi Profit Taking
[]
Reporter: Kenia Intan | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (4/1). IHSG ditutup menguat sekitar 0,45% ke level 6,695,37.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mencermati, penguatan dapat berlanjut sepanjang Januari 2022. Rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2021 pada awal Februari berpotensi kembali mempengaruhi pergerakan IHSG nantinya. "Semakin mendekati batas atas, respons pelaku pasar akan semakin positif." jelas Valdy, Selasa (4/1).

Kendati peluang penguatan IHSG di awal tahun berpotensi berlanjut, aksi ambil untung atau profit taking membayangi perdagangan Rabu (5/1), setelah indeks saham kemarin menguji level 6.720. "Secara teknikal, stochastic RSI mengindikasikan kondisi overbought," kata Valdy dalam risetnya, Selasa (4/1). Adapun support 6.650 dan resistance di 6.720.

Sentimen positif lain berasal dari realisasi indeks manufaktur dalam negeri periode Desember yang berada di level ekspansif. Meskipun capaian tersebut lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, hal ini mendasari ekspektasi berlanjutnya kinerja positif ekspor Indonesia di Desember 2021.

Sementara sentimen negatif datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang tertekan  pengetatan kebijakan moneter The Fed dan kekhawatiran peningkatan kasus Covid-19.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mencermati, pergerakan IHSG masih dalam nuansa awal tahun dan berpotensi menguat. Akan tetapi, penguatannya terlihat cukup terbatas.

"Risiko terhadap potensi terjadinya koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai, mengingat capital inflow yang belum terlihat melaju secara signifikan ke dalam pasar modal Indonesia," tulis William dalam riset.

Apabila terjadi koreksi wajar, momentum tersebut dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

Sementara itu, Analis Indo Premier Sekuritas Mino memproyeksikan IHSG akan kembali menguat hari ini. "Berlanjutnya optimisme investor terhadap proses pemulihan ekonomi dan peluang naiknya harga batubara jadi pendorong," kata Mino.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam
| Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam

Selain faktor moneter, lonjakan harga emas juga sangat dipengaruhi oleh eskalasi risiko geopolitik global, dari Venezuela kini bergeser ke Iran.

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30 WIB

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​

Ruang konsumsi barang non-esensial diprediksi kian terbatas dan pola belanja masyarakat cenderung menjadi lebih selektif.

Indikasi Kuat Belanja Masyarakat Awal Tahun Masih Tertahan
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:04 WIB

Indikasi Kuat Belanja Masyarakat Awal Tahun Masih Tertahan

Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 diperkirakan tumbuh melambat menjadi 4,4% secara tahunan  

Tekanan Kas Negara di Awal Tahun
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:01 WIB

Tekanan Kas Negara di Awal Tahun

Kebutuhan belanja pemerintah di kuartal pertama tahun ini diperkirakan mencapai Rp 700 triliun, namun penerimaan belum akan optimal

Skandal Pajak Menggerus Kepatuhan dan Penerimaan
| Selasa, 13 Januari 2026 | 08:30 WIB

Skandal Pajak Menggerus Kepatuhan dan Penerimaan

Dalam jangka panjang, kasus korupsi pajak bakal menyeret rasio perpajakan Indonesia                 

BUVA Volatil: Reli Lanjut atau Profit Taking?
| Selasa, 13 Januari 2026 | 08:16 WIB

BUVA Volatil: Reli Lanjut atau Profit Taking?

Dengan kecenderungan uptrend yang mulai terbentuk, investor bisa menerapkan strategi buy on weakness saham BUVA yang dinilai masih relevan.

Saham Bakrie Non-Minerba Ikut Naik Panggung, Efek Euforia BUMI-BRMS & Narasi Sendiri
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:53 WIB

Saham Bakrie Non-Minerba Ikut Naik Panggung, Efek Euforia BUMI-BRMS & Narasi Sendiri

Meski ikut terimbas flash crash IHSG, hingga 12 Januari 2026 persentase kenaikan saham Bakrie non-minerba masih berkisar antara 15% hingga 83%.

Industri Kemasan Berharap dari Lebaran
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:39 WIB

Industri Kemasan Berharap dari Lebaran

Inaplas belum percaya diri dengan prospek industri plastik keseluruhan pada 2026, lantaran barang jadi asal China membanjiri pasar lokal.

Laju Kendaraan Niaga Masih Terasa Berat
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:33 WIB

Laju Kendaraan Niaga Masih Terasa Berat

Sektor logistik hingga tambang masih jadi penopang terhadap penjualan kendaraan niaga pada tahun ini

Menakar Kilau Dividen UNVR 2026 Pasca Divestasi Sariwangi dan Spin Off Bisnis Es Krim
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:33 WIB

Menakar Kilau Dividen UNVR 2026 Pasca Divestasi Sariwangi dan Spin Off Bisnis Es Krim

Dividen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) diprediksi makin menarik usai spin off es krim dan lepas Sariwangi.

INDEKS BERITA

Terpopuler