Setelah Tertunda, Pembahasan RUU Ekonomi Kreatif Ditargetkan Tuntas Awal Tahun Ini

Rabu, 23 Januari 2019 | 07:20 WIB
Setelah Tertunda, Pembahasan RUU Ekonomi Kreatif Ditargetkan Tuntas Awal Tahun Ini
[]
Reporter: Abdul Basith, Benedicta Prima | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Ekonomi Kreatif (Ekraf) selama langkah tuntas. Proses pembahasan memasuki tahap akhir karena DPR dan pemerintah sudah mencapai kesepakatan prinsip di semua poin RUU. "Tinggal redaksional yang perlu disesuaikan," tutur Sekjen Kementerian Perdagangan (Kemdag) Karyanto Suprih.

Adapun isi RUU itu antara lain tentang definisi industri yang masuk dalam ekonomi kreatif yakni industri yang berbasis warisan budaya, seni, media dan kreasi fungsional. Pemerintah juga akan memberikan insentif bagi pelaku bisnis ini, berupa pajak penghasilan dan pajak daerah. Presiden juga diharuskan untuk membentuk kementrian untuk menangangi industri ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut,  pemerintah  juga akan mengalokasi dana untuk pengembangan ekonomi kreatif dalam nota keuangan tahun 2020. "Nanti dibuatkan wadahnya juga," katanya, Selasa (22/1).Pasalnya, dalam beleid ini, diamanatkan membentuk wadah bernama Rumah Kreatif di seluruh Indonesia.
Menkeu menyebut,  instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah  akan mendorong industri ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Apalagi berdasarkan data yang dihimpun KONTAN, nilai ekonomi kreatif  juga terus meningkat. Tahun 2015 semisal, nilai ekonomi kreatif mencapai Rp 852,56 triliun. Sedangkan tahun 2016 dan 2017 masing-masing Rp 922,59 triliun dan Rp 1.009 triliun. Sedangkan per November 2018 mencapai Rp 1.105 triliun.

Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto memastikan RUU ini menjadi prioritas diselesaikan awal tahun ini atau pada masa sidang III 2018/2019, yang bergulir Januari-Maret 2019 ini. Pemerintah dan DPR sejatinya menargetkan pengesahan RUU Ekonomi Kreatif 13 Desember 2018 lalu. Namun, target itu tak tercapai karena pembahasan belum tuntas.
Djoko sepakat, penyelesaian RUU Ekonomi Kreatif ini harus segera dilakukan, karena cukup krusial mengingat ekonomi kreatif berkembang di banyak negara, termasuk Indonesia tapi belum ada aturan jelas.

Bagikan

Berita Terbaru

Realisasi Setoran Pajak Tumbuh, Tapi Melambat
| Rabu, 02 September 2026 | 06:04 WIB

Realisasi Setoran Pajak Tumbuh, Tapi Melambat

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, penerimaan pajak sepanjang Januari-Agustus 2026 tumbuh 24,1%

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) perlu meningkatkan volume produksi dan peningkatan produktivitas kebun

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) perlu meningkatkan volume produksi dan peningkatan produktivitas kebun

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

KInerja Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Ditopang Efisiensi dan Kebijakan B50

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) perlu meningkatkan volume produksi dan peningkatan produktivitas kebun

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan

Kecelakaan berupa kapal tenggelam, terbalik, terbakar hingga tabrakan, dapat memicu klaim besar, baik total loss maupun partial loss.

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan

Kecelakaan berupa kapal tenggelam, terbalik, terbakar hingga tabrakan, dapat memicu klaim besar, baik total loss maupun partial loss.

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan
| Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Klaim Marine Hull Mengkhawatirkan

Kecelakaan berupa kapal tenggelam, terbalik, terbakar hingga tabrakan, dapat memicu klaim besar, baik total loss maupun partial loss.

Prospek Neraca Dagang Indonesia Masih Rapuh
| Rabu, 02 September 2026 | 05:56 WIB

Prospek Neraca Dagang Indonesia Masih Rapuh

Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 surplus tipis, mencapai US$ 121,9 juta                  

Reli Harga Saham AUTO Sebelum Pengumuman VTO, Ada Sinyal Insider Trading?
| Rabu, 02 September 2026 | 05:52 WIB

Reli Harga Saham AUTO Sebelum Pengumuman VTO, Ada Sinyal Insider Trading?

Banyak yang mengaitkan rencana voluntary tender offer PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dengan kenaikan harga sahamnya yang signifikan sejak awal Juli.

Harga Pangan Kian Tinggi, Waspadai Gejolak Inflasi
| Rabu, 02 September 2026 | 05:44 WIB

Harga Pangan Kian Tinggi, Waspadai Gejolak Inflasi

BPS mencatat inflasi pangan Agustus 2026 melonjak ke level 4,06% secara tahunan                     

INDEKS BERITA