Survei KONTAN; Pasar Meragukan Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2025 Bakal Tercapai (Bag 1)

Kamis, 01 Agustus 2024 | 13:29 WIB
Survei KONTAN; Pasar Meragukan Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2025 Bakal Tercapai (Bag 1)
[ILUSTRASI. Menteri Pertahanan/Presiden terpilih Pilpres 2024 Prabowo Subianto memimpin Business Meeting dalam kunjungannya ke Prancis untuk menemui Presiden Emmanuel Macron, di Paris, Rabu (25/7/2024). DOK/KADIN Indonesia]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu, Bidara Pink, Muhammad Julian, Nur Qolbi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asumsi dasar ekonomi makro yang dipatok pemerintah untuk tahun 2025 tampaknya tak mendapat respons positif pelaku pasar. Persepsi ini tertangkap dalam survei terbaru yang digelar Tim Business Insight KONTAN, yang melibatkan kepala riset dan analis senior dari sekuritas lokal dan asing yang berbeda.

Selain asumsi dasar ekonomi makro, survei ini juga menggali seberapa besar kepercayaan terhadap kebijakan ekonomi pemerintah presiden dan wakil presiden terpilih; Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Premi Tergerus, Aturan Unitlink Bakal Diubah
| Selasa, 14 April 2026 | 05:30 WIB

Premi Tergerus, Aturan Unitlink Bakal Diubah

Perolehan premi asuransi jiwa dari produk unitlink alias Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) terus tergerus

Prabowo Mencari Minyak Hingga Negeri Rusia
| Selasa, 14 April 2026 | 05:30 WIB

Prabowo Mencari Minyak Hingga Negeri Rusia

Presiden Prabowo tengah mengadakan lawatan ke Rusia untuk ketiga kali untuk menjalin kerjasama salah satunya impor minyak.

Harga Beras Aman Meski Kemasan Naik
| Selasa, 14 April 2026 | 05:30 WIB

Harga Beras Aman Meski Kemasan Naik

Perum Bulog meminta keringanan kemasan untuk beras kepada Kementerian Perindustrian supaya harga tidak naik.

PLN Mulai Mempercepat Penggantian PLTD
| Selasa, 14 April 2026 | 05:20 WIB

PLN Mulai Mempercepat Penggantian PLTD

PLN berencana mengganti PLTD yang tersebar di 741 lokasi sebagai tindak lanjut dari program dedieselisasi.

Potensi Para Penambang Menunda Aksi Ekspansi
| Selasa, 14 April 2026 | 05:15 WIB

Potensi Para Penambang Menunda Aksi Ekspansi

Perusahaan pertambangan mulai menakar efek lonjakan harga BBM dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026.

Realisasi Investasi Tertahan Perang AS-Iran
| Selasa, 14 April 2026 | 05:15 WIB

Realisasi Investasi Tertahan Perang AS-Iran

Pemerintah memperkirakan realisasi investasi kuartal I-2026 hanya tumbuh 6,9%                       

Upaya Besar Pemerintah Permudah Program Rumah Subsidi
| Selasa, 14 April 2026 | 05:05 WIB

Upaya Besar Pemerintah Permudah Program Rumah Subsidi

Pemerintah membentuk satuan tugas alias satgas percepatan program 3 juta rumah bagi masyarakat bawah.

IHSG Menyentuh 7.500, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Untuk Hari Ini (14/4)
| Selasa, 14 April 2026 | 05:00 WIB

IHSG Menyentuh 7.500, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Untuk Hari Ini (14/4)

IHSG mengakumulasi kenaikan 7,31% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 13,26%.​

Antara Pembagian Dividen dan Kenaikan Harga Minyak, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 14 April 2026 | 04:50 WIB

Antara Pembagian Dividen dan Kenaikan Harga Minyak, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kenaikan harga energi akan jadi pemberat bursa. Di sisi lain, pembagian dividen bisa meniadi sentimen positif.

Data Terbatas, LKM Kesulitan Genjot Pembiayaan
| Selasa, 14 April 2026 | 04:35 WIB

Data Terbatas, LKM Kesulitan Genjot Pembiayaan

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) masih memiliki keterbatasan untuk mendapatkan data yang kredibel dalam melakukan credit scoring. 

INDEKS BERITA