Tahun Ini, SGER Incar Pendapatan Rp 5 Triliun

Rabu, 15 Juni 2022 | 07:00 WIB
Tahun Ini, SGER Incar Pendapatan Rp 5 Triliun
[]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) mematok target kinerja lebih tinggi tahun ini. Emiten yang bergerak di bidang perdagangan (trading) batubara ini menargetkan pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp 5 triliun, lebih tinggi 27,55% dibanding pendapatan tahun lalu yang sebesar Rp 3,92 triliun.  

Direktur Utama Sumber Global Energy Welly Thomas mengatakan, terdapat dua faktor yang bisa mendorong kinerja SGER tahun ini. Pertama, peningkatan volume penjualan batubara lokal melalui anak perusahaannya, PT Sumber Mineral Global Abadi.

Kedua, SGER lebih agresif meningkatkan penjualan di kawasan Asia. Ini dilakukan melalui anak perusahaannya, yakni Hineni Resources Pte Ltd, yang berkedudukan di Singapura.

Sebagian besar batubara SGER dijual di Asia, di antaranya Vietnam, Korea Selatan, Bangladesh, India, China dan Filipina. Dengan pasar batubara yang masih sangat baik, SGER juga akan agresif meningkatkan penjualan di Eropa.

Saat ini, SGER telah melakukan pengiriman ke Rotterdam, Belanda. SGER juga dalam proses pengiriman ke Polandia dan tengah bernegosiasi dengan negara eropa lainnya. ”Sedangkan untuk pasar Asia, saat ini SGER tengah benegosiasi dengan negara Malaysia,” terang Welly, Senin (13/6).

Dari sisi operasional, SGER menargetkan kapasitas shipment batubara sebanyak 4,5 juta metrik ton  tahun ini. Per kuartal I-2022, realisasi volume shipment batubara SGER adalah sebesar 870.470,36 metrik ton (MT), dengan pertumbuhan 128,17% dibandingkan dengan kuartal pertama 2021, sebesar 379.806,59 MT.

Adapun volume penjualan ekspor di kuartal pertama lalu naik  119,83% secara tahunan. Ini ditopang  Hineni Resources Pte Ltd yang  membukukan volume penjualan sebesar 519.864 MT.

Peningkatan penjualan di pasar lokal tak kalah melesat. Selama periode Januari - Maret 2022, volume penjualan ke pasar lokal mencapai 153.744,27 MT, melonjak 185% dari realisasi kuartal pertama 2021 yang  53.801,59 MT.

Ke depan, SGER telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis. Pertama, melakukan diversifikasi penjualan dengan mengawali penjualan logam nikel pada triwulan pertama 2022 melalui PT Sumber Mineral Global Abadi.

Kedua, melakukan offtake beberapa tambang batubara dan nikel untuk memastikan ketersediaan barang yang cukup untuk menunjang volume penjualan yang akan terus meningkat.

Ketiga, SGER telah mengakuisisi PT Jabar Bersih Lestari. Perusahaan ini menghasilkan produk refuse derived fuel (RDF) yang dapat digunakan sebagai energi alternatif pembakaran.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Emas Turun Saat Musim Mudik, Inflasi Tahunan Maret 2026 Mencapai 3,48%
| Rabu, 01 April 2026 | 12:50 WIB

Harga Emas Turun Saat Musim Mudik, Inflasi Tahunan Maret 2026 Mencapai 3,48%

Emas perhiasan mengalami deflasi 1,17% MtM setelah 30 bulan inflasi. Fenomena langka ini ikut menekan inflasi Maret 2026.

Surplus Neraca Dagang Menyempit di Awal 2026, Defisit Migas Makin Menekan
| Rabu, 01 April 2026 | 12:35 WIB

Surplus Neraca Dagang Menyempit di Awal 2026, Defisit Migas Makin Menekan

Indonesia catat surplus dagang 70 bulan berturut-turut hingga Februari 2026. Namun, lonjakan impor jadi sinyal tekanan baru. Pahami dampaknya!

Dianggap tak Berdasar, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7% Pemerintah Kelewat Pede
| Rabu, 01 April 2026 | 09:45 WIB

Dianggap tak Berdasar, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7% Pemerintah Kelewat Pede

Dalam sepuluh tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi pada kuartal yang beririsan dengan momen Lebaran hanya berkisar di 4,27% YoY.

Margin Terancam Harga CPO & Kemasan, Simak Prospek & Rekomendasi Saham Mayora (MYOR)
| Rabu, 01 April 2026 | 08:35 WIB

Margin Terancam Harga CPO & Kemasan, Simak Prospek & Rekomendasi Saham Mayora (MYOR)

MYOR mencetak gross profit margin (GPM) 22,0% sepanjang tahun 2025, lebih rendah ketimbang pencapaian di 2024. 

Saham AGII Cetak Rekor ATH Baru, Simak Prediksi Harga dan Rencana Bisnis 2026
| Rabu, 01 April 2026 | 08:00 WIB

Saham AGII Cetak Rekor ATH Baru, Simak Prediksi Harga dan Rencana Bisnis 2026

AGII mengoperasikan dua fasilitas produksi di Batam, yakni liquefaction plant pada Oktober 2025 serta nitrogen plant pada awal Desember 2025.

Efek Mudik Lebaran Tak Lagi Ampuh, Saham JSMR Malah Tertekan Kinerja dan Suku Bunga
| Rabu, 01 April 2026 | 07:40 WIB

Efek Mudik Lebaran Tak Lagi Ampuh, Saham JSMR Malah Tertekan Kinerja dan Suku Bunga

Model bisnis jalan tol yang dijalankan JSMR tergolong sangat sensitif terhadap fluktuasi daya beli masyarakat dan beban biaya modal.

Profitabilitas GOTO Makin Dekat, Fintech Jadi Kunci Utama?
| Rabu, 01 April 2026 | 07:35 WIB

Profitabilitas GOTO Makin Dekat, Fintech Jadi Kunci Utama?

Pencapaian EBITDA GOTO di 2025 lampaui ekspektasi. Analis ungkap strategi dan segmen pendorong utama. Cek rekomendasi sahamnya

Trio Saham ADRO, AADI, dan ADMR Membara, Ditopang Konflik Geopolitik & Harga Batubara
| Rabu, 01 April 2026 | 07:30 WIB

Trio Saham ADRO, AADI, dan ADMR Membara, Ditopang Konflik Geopolitik & Harga Batubara

Koreksi pada perdagangan terakhir bulan Maret masih tergolong wajar mengingat sebelumnya ADRO, AADI, dan ADMR sudah melaju kencang.

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 01 April 2026 | 07:07 WIB

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Apalagi kurs rupiah di pasar spot mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah, tutup di Rp 17.041 per dolar Amerika Serikat.

Penumpang Kereta Capai 4,9 Juta di Masa Lebaran
| Rabu, 01 April 2026 | 07:04 WIB

Penumpang Kereta Capai 4,9 Juta di Masa Lebaran

Berdasarkan data operasional PT KAI, pada 30 Maret 2026 KAI melayani 182.726 pelanggan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi 111,8%.

INDEKS BERITA

Terpopuler