Tak Ada Lagi Pendapatan dari Blue Band, Unilever (UNVR) Andalkan Produk Baru

Kamis, 02 Mei 2019 | 06:35 WIB
Tak Ada Lagi Pendapatan dari Blue Band, Unilever (UNVR) Andalkan Produk Baru
[]
Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak lagi mengantongi pendapatan dari lini bisnis spread, termasuk produk merek Blue Band, kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tergerus. Emiten ini mulai menggenjot lini bisnis lain untuk memperkuat kinerja tahun ini.

Per akhir Maret 2019, Unilever mencatatkan pendapatan Rp 10,66 triliun, turun 0,76% dari periode serupa tahun lalu yang senilai Rp 10,75 triliun. Pada saat bersamaan, beban Unilever naik 1,99%. Alhasil, laba bersih perusahaan yang sahamnya merupakan anggota indeks Kompas100 ini turun 4,37% menjadi Rp 1,75 triliun.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Sancoyo Antarikso mengatakan, Unilever melepas bisnis spread kuartal III-2018. Tapi dia menandaskan, penjualan domestik di kuartal pertama 2019 masih naik 4,9%. "Kalau hanya membandingkan angka di laporan keuangan bisa misleading karena pada kuartal I-2018 kami masih menjual produk spread," kata dia, pekan ini.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, pendapatan UNVR ditopang segmen home and personal care (HPC) seperti Rinso, Molto, Dove, Vaseline. Segmen ini menopang pendapatan Rp 7,47 triliun atau naik 2,61% year on year.

Selain HPC, pendapatan UNVR ditopang oleh segmen foods and refreshement (F&R) yang menaungi Buavita, Magnum, dan sambal Jawara. Namun penjualan dari segmen turun 7,83% menjadi sekitar Rp 3,2 triliun.

Toh, Unilever optimistis kinerjanya masih tumbuh seirama inovasi dan peluncuran produk baru. Pada kuartal I-2019, emiten ini merilis sejumlah produk baru. Misalnya, Nameera, Tea Milk Sariwangi, Cornetto Silver Queen, dan face care keluaran Pond's.

Tahun ini, Unilever menganggarkan belanja modal senilai Rp 1,1 triliun. Dari jumlah itu, baru terserap Rp 240 miliar hingga akhir Maret untuk untuk meningkatkan efisiensi dan ekspansi bisnis es krim.

Bagikan

Berita Terbaru

Bursa Karbon Jadi Katalis Baru Emiten Energi Hijau, PGEO dan BREN Paling Berpeluang
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Bursa Karbon Jadi Katalis Baru Emiten Energi Hijau, PGEO dan BREN Paling Berpeluang

Analis mengingatkan perlu berhati-hati agar tidak menganggap seluruh nilai ekonomi dari bursa karbon akan otomatis masuk ke kantong emiten EBT.

JGLE Dilirik Pasar, Volume dan Harga Melejit di Tengah Rencana Rights Issue Rp 414 M
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:00 WIB

JGLE Dilirik Pasar, Volume dan Harga Melejit di Tengah Rencana Rights Issue Rp 414 M

Pasar sedang berspekulasi tinggi terhadap JGLE seiring dengan adanya rencana rights issue sambil mengejar tren harga saham yang terbaca uptrend.

Emiten Emas Topang IHSG, BRMS Jadi Pilihan Agresif di Kuartal III-2026?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Emiten Emas Topang IHSG, BRMS Jadi Pilihan Agresif di Kuartal III-2026?

Menurut analis, BRMS menarik karena ada kombinasi antara harga emas yang tinggi dan potensi peningkatan produksi emas di Poboya secara bertahap.

Harga Timah Diprediksi Normalisasi 2027, Waspadai Peak Earnings TINS di 2026
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Harga Timah Diprediksi Normalisasi 2027, Waspadai Peak Earnings TINS di 2026

Dalam laporannya, Stockbit menyebutkan konsensus Bloomberg memproyeksikan harga timah pada 2027 berada di US$ 44.750 per ton.

BEI Hapus Batas Harga Minimum Rp 50, Apa yang Bakal Terjadi dengan GOTO?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:00 WIB

BEI Hapus Batas Harga Minimum Rp 50, Apa yang Bakal Terjadi dengan GOTO?

Mengingat jumlah pemegang saham GOTO mencapai lebih dari 456 ribu, risiko panic selling begitu nyata ketika batas psikologis Rp 50 hilang.

Harga Saham Tertekan Jadi Alasan BBCA Lebih Sering Bagikan Dividen?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Harga Saham Tertekan Jadi Alasan BBCA Lebih Sering Bagikan Dividen?

Peningkatan frekuensi dividen BBCA cukup efektif dalam menjaga minat investor, khususnya investor yang mengutamakan pendapatan tunai dari saham.

Fenomena Girl Math, Siasat Agar Dompet Selamat
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Fenomena Girl Math, Siasat Agar Dompet Selamat

Di balik humor girl math di media sosial, pembenaran atas belanja impulsif ternyata bisa berdampak panjang. Simak ulasannya!

SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?

Sukuk Ritel seri SR025 menawarkan jaminan negara dan imbalan rutin di tengah ketidakpastian pasar. Simak pertimbangan sebelum berinvestasi!

Lautan Luas Mengisi Pundi-Pundi dari Bisnis Solusi Air
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:34 WIB

Lautan Luas Mengisi Pundi-Pundi dari Bisnis Solusi Air

Di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan air yang berkelanjutan, PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menawarkan solusi pengola

Berebut Pelanggan di Taksi Segmen Menengah
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Berebut Pelanggan di Taksi Segmen Menengah

Persaingan bisnis taksi di layanan segmen menengah kini semakin masif. Siuapa yang dibidik dan seperti apa pasarnya? 

 
INDEKS BERITA

Terpopuler