Terungkap, EP ID Holdings Pte Ltd Borong Saham CENT Senilai Rp 2,04 Triliun

Kamis, 08 Juli 2021 | 21:13 WIB
Terungkap, EP ID Holdings Pte Ltd Borong Saham CENT Senilai Rp 2,04 Triliun
[ILUSTRASI. Karyawan tengah melakukan pemeriksaan terhadap menara BTS milik PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT). DOK/CENT ]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terungkap sudah teka-teki transaksi crossing saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) yang berlangsung kemarin (7/7).

EP ID Holdings Pte. Ltd., pada Kamis (8/7) menyebut telah memborong 10.290.543.417 lembar saham CENT pada 7 Juli 2020.

Jumlah saham sebanyak itu setara 33% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam CENT.

Harga pembeliannya di Rp 198 per saham. Dus, total nilai transaksinya mencapai sekitar Rp 2,04 triliun.

Baca Juga: BEI Bersiap Menyambut NICL, Emiten Pemilik Tambang Nikel Syahrini, Raisa dan BCL

Transaksi tersebut membuat EP ID kini menguasai 23.948.706.212 lembar, setara 76,8% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam CENT. 

 

 

Dalam pengumumannya, EP ID menyebut tujuan transaksi tersebut untuk menambahkan investasinya di CENT sebagai bagian dari perluasan EP ID ke Indonesia.

Ini sejalan dengan strategi investasinya untuk melakukan investasi pada penyelenggara menara telekomunikasi dan infrastruktur terkait. 

Pemegang saham akhir dari EP ID adalah EP Asia Holdings, LP, yang merupakan dana kelolaan khusus (fund vehicle) yang dikelola oleh general partnernya, yaitu EP Asia Holdings GP, LLC. 

Pengendali akhir dari EP ID adalah DigitalBridge Group, Inc. perusahaan yang tercatat di New York Stock Exchange.

Baca Juga: Kenaikan Harga Jual Mengerek Prospek Saham Timah (TINS)

EP ID memborong saham tersebut dari tangan Clover Universal Enterprise Ltd, anak usaha Northstar Advisors Pte, lewat crossing yang difasilitasi Trimegah Sekuritas. 

Northstar merupakan perusahaan investasi yang didirikan oleh Patrick Walujo bersama Glenn Sugita.

Seiring bertambahnya kepemilikan EP ID, kepemilikan Clover Universal Enterprise pun menyusut. 

Data KSEI per 7 Juli 2021 menunjukkan, porsi kepemilikan Clover Universal Enterprise telah berkurang dari 47,95% menjadi 14,95%. 

Sejak awal pekan ini harga saham CENT memang terus bergerak menanjak. Hingga penutupan perdagangan saham hari ini, saham CENT telah membukukan kenaikan harga 22,8% dibanding posisi Jumat pekan lalu.  

Selanjutnya: Harga Melambung, Saham DCII Milik Anthoni Salim Berstatus Gadai

 

Bagikan

Berita Terbaru

Negosiasi WTO Alot di Kamerun, Nasib Pajak Digital E-Commerce Global Terancam
| Minggu, 29 Maret 2026 | 16:32 WIB

Negosiasi WTO Alot di Kamerun, Nasib Pajak Digital E-Commerce Global Terancam

Negosiasi WTO tentang bea masuk digital terancam buntu. Dunia usaha was-was tarif baru, AS ancam kredibilitas WTO. Akankah ada jalan tengah?

Kerugian Garuda Indonesia (GIAA) Membengkak Sepanjang 2025, Masih Layak Diselamatkan?
| Minggu, 29 Maret 2026 | 11:00 WIB

Kerugian Garuda Indonesia (GIAA) Membengkak Sepanjang 2025, Masih Layak Diselamatkan?

Manajemen Garuda menyebutkan bahwa momen keluarnya GIAA dari papan pemantauan khusus menjadi momen penting untuk memperbaiki persepsi pasar.

Harga Batubara Melonjak, Tapi Pengusaha Dalam Negeri Belum Bisa Pesta-Pora
| Minggu, 29 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Batubara Melonjak, Tapi Pengusaha Dalam Negeri Belum Bisa Pesta-Pora

Kenaikan harga minyak membebani biaya operasional perusahaan karena biaya bahan bakar mencakup sekitar 25%-35% dari biaya operasional perusahaan.

Perluas 5G dan Perkuat Segmen Enterprise, Begini Rekomendasi Saham EXCL
| Minggu, 29 Maret 2026 | 08:00 WIB

Perluas 5G dan Perkuat Segmen Enterprise, Begini Rekomendasi Saham EXCL

Dari sisi memperluas layanan, nantinya seluruh infrastruktur BTS 4G milik EXCL juga akan dilengkapi dengan teknologi 5G.

Sahamnya Terus Koreksi, Portofolio Investor Institusi Asing di Saham BREN Merugi
| Minggu, 29 Maret 2026 | 07:00 WIB

Sahamnya Terus Koreksi, Portofolio Investor Institusi Asing di Saham BREN Merugi

Secara teknikal, posisi pergerakan BREN saat ini masih berada di fase down trend-nya dengan tekanan jual dan volume yang tidak begitu besar.

Mencari Jalan Agar Botol Yakult Bisa Kembali Pulang
| Minggu, 29 Maret 2026 | 06:51 WIB

Mencari Jalan Agar Botol Yakult Bisa Kembali Pulang

Untuk mengurangi emisi karbon, PT Yakult Indonesia Persada memasang PLTS atap di dua unit pabriknya. Perusahaan juga men

 
Juragan Bioskop Berburu Penonton ke Kota-Kota Kecil
| Minggu, 29 Maret 2026 | 06:48 WIB

Juragan Bioskop Berburu Penonton ke Kota-Kota Kecil

Pengelola bioskop semakin masif mengembangkan layar di kota tier dua dan tier tiga. Mereka melirik peluang pertumbuhan.

Mencuil Cuan dari Sepotong Roti Gandum
| Minggu, 29 Maret 2026 | 06:44 WIB

Mencuil Cuan dari Sepotong Roti Gandum

Tren gaya hidup sehat mendorong lonjakan permintaan roti gandum, yang membuka peluang bagi pelaku usaha meraup penjualan dari roti gandum.

 
APBN di Persimpangan
| Minggu, 29 Maret 2026 | 06:40 WIB

APBN di Persimpangan

​Tekanan global dan ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga energi, hingga perlambatan ekonomi membuat ruang gerak fiskal semakin terbatas.

Saatnya Investor Melakukan Diversifikasi Sektor Saham
| Minggu, 29 Maret 2026 | 04:50 WIB

Saatnya Investor Melakukan Diversifikasi Sektor Saham

Diversifikasi tidak hanya berlaku pada saham, bisa dikombinasikan dengan aset-aset lain, seperti surat utang dan deposito.

INDEKS BERITA

Terpopuler