Tren Restrukturisasi Kredit Terdampak Pandemi Tahun Ini Ditaksir Menyusut

Kamis, 07 Januari 2021 | 08:39 WIB
Tren Restrukturisasi Kredit Terdampak Pandemi Tahun Ini Ditaksir Menyusut
[ILUSTRASI. Namun bank masih berharap OJK memperpanjang ketentuan relaksasi restrukturisasi imbas pandemi. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/11/2020.]
Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bankir memperkirakan, tren restrukturisasi kredit yang terdampak efek Covid-19 pada tahun ini bakal berkurang. Biarpun begitu, bank masih berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang ketentuan relaksasi restrukturisasi imbas pandemi.

Direktur Keuangan dan Operasional Bank BNI Syariah Wahyu Avianto mengatakan, sejatinya sejak akhir tahun lalu tren restrukturisasi sudah cenderung berhenti. "Adapun sepanjang tahun 2020 kami mencatat ada pembiayaan Rp 7,4 triliun atau setara 22% dari portofolio kami yang direstukturisasi akibat pandemi," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (6/1).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Berharap Masih Menguat, Waspadai Risiko Tersembunyi, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:05 WIB

Berharap Masih Menguat, Waspadai Risiko Tersembunyi, Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini

Investor asing net sell Rp 106 Miliar, tapi IHSG melesat. Waspadai risiko tersembunyi. Simak proyeksi dan strategi aman untuk hari ini.

Pemerintah Mendorong Kompor Listrik
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:04 WIB

Pemerintah Mendorong Kompor Listrik

Bahlil beralasan besarnya alokasi anggaran tersebut diperlukan untuk mendukung pengurangan konsumsi LPG melalui pemanfaatan energi alternatif.

Barito Pacific (BRPT) Menuai Berkah Usai Akuisisi Aset, Simak Rekomendai Sahamnya
| Rabu, 17 Juni 2026 | 06:03 WIB

Barito Pacific (BRPT) Menuai Berkah Usai Akuisisi Aset, Simak Rekomendai Sahamnya

Kinerja BRPT melonjak di Q1-2026! Kontribusi penuh aset energi Singapura dan kilang baru jadi pendorong utama. Simak target harga sahamnya!

Program MBG Menekan Kesejahteraan Guru
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:57 WIB

Program MBG Menekan Kesejahteraan Guru

Alokasi dana MBG dinilai tidak proporsional dibandingkan kebutuhan total biaya pendidikan yang lebih sedikit

Indonesia Masih Menanti Giliran Masuknya Dana Asing
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:56 WIB

Indonesia Masih Menanti Giliran Masuknya Dana Asing

Meredanya konflik AS-Iran memicu aliran dana ke Asia. Namun, keputusan S&P 18 Juni 2026 jadi penentu nasib investasi.

Harga Pertamax Masih  di Bawah Keekonomian
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:51 WIB

Harga Pertamax Masih di Bawah Keekonomian

Harga keekonomian Pertamax berada di level Rp 19.200 per liter, masih dibawah harga keekonomiannya, selisihnya ditanggung Pertamina

Jaga Stabilitas, Suku Bunga Tinggi Bakal Bertahan
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:40 WIB

Jaga Stabilitas, Suku Bunga Tinggi Bakal Bertahan

Para ekonom memprediksi Bank Indonesia masih berpeluang kembali menaikkan BI rate.                       

Dana MBG Dipangkas, Tata Kelola Dirombak
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:36 WIB

Dana MBG Dipangkas, Tata Kelola Dirombak

Pemerintah membenahi program makan bergizi gratis (MBG) agar efisien dan tepat sasaran dan bisa mencegah korupsi

Leasing Atur Ulang Strategi Pencarian Dana
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:35 WIB

Leasing Atur Ulang Strategi Pencarian Dana

Langkah agresif Bank Indonesia dalam mengerek suku bunga acuan hingga ke level 5,50%, menghadirkan tantangan biaya dana bagi multifinance.

Gambarkan Daya Tarik Aset Indonesia
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:30 WIB

Gambarkan Daya Tarik Aset Indonesia

Permintaan obligasi Danantara capai US$ 4,6 miliar, sinyal kuat daya tarik aset RI. Namun, ada premi risiko yang harus dicermati.

INDEKS BERITA

Terpopuler