Tren Rupiah Kembali Melemah, Rekomendasi Saham Hari Ini Bisa Anda Pilah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal pekan, Senin (22/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,38% ke level 7.321,97. Kenaikan ini setelah sepanjang pekan lalu turun 0,45%,. Sebagai bekal, analis memberikan sejumlah rekomendasi saham hari ini.
Untuk hari ini, perdagangan di bursa saham kembali diwarnai dengan pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kemarin rupiah kembali bertengger di Rp 16.228. Berikut rekomendasi saham hari ini dari sejumlah analis.
Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)
Harga Rp 2.880
Rekomendasi : Beli
Target harga : Rp 3.150
Analis : Abdul Azis Setyo Wibowo, Kiwoom Sekuritas Indonesia
Rekomendasi : Beli
Target harga : Rp 3.450
Analis : Maximilianus Nico Demus, Pilarmas Investindo Sekuritas
Berita Terbaru
Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun
Harga emas turun lebih dari 10% minggu lalu. Ini adalah penurunan mingguan tercuram sejak Februari 1983.
Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diproyeksikan masih akan melanjutkan tren kinerja keuangan yang solid di tahun ini.
Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN
Pemerintah berencana memperluas cakupan MBG hingga 83 juta penerima pada Mei 2026, naik signifikan dibandingkan 55 juta penerima di Januari 2026.
Konflik Iran: Jebakan Perang yang Kini Menjegal Kekuasaan Trump
Goldman Sachs dan JP Morgan proyeksikan harga Brent bisa tembus US$100. Ketahui pemicu kenaikan dan dampaknya pada pasar energi global.
Ekspor RI Tahan Guncangan Timur Tengah, Tapi Terjepit dari Sisi Biaya
Jika konflik berkepanjangan, harga minyak global pada 2026 diproyeksikan berada di kisaran US$ 85 – US$ 120 per barel.
Meramu Portofolio Tahan Banting di Tengah Ketidakpastian Global Ala Bank DBS
Bank DBS bahkan menaikkan proyeksi harga emas ke level US$ 6.250 per ons troi pada paruh kedua 2026.
Kinerja 2025 Belum Maksimal, Pemulihan APLN Diproyeksi Akan Lambat
Sepanjang 2025, APLN mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 3,56 triliun, merosot 36,08% year on year (YoY).
MSCI Indonesia Index Minus di Awal 2026, Kalah dari Malaysia dan Thailand
MSCI Indonesia Index berisi 18 saham dengan total market cap senilai US$ 111,98 miliar. Sepuluh saham terbesarnya merupakan saham-saham big caps.
Usai Kemeriahan Lebaran, MAPI Bakal Hadapi Tantangan Tekanan Daya Beli
Kondisi harga minyak global yang relatif tinggi saat ini dan diperkirakan akan bertahan lama, diprediksi juga akan berpotensi menekan SSSG MAPI.
Daftar Sentimen Positif dan Negatif yang Mewarnai Kinerja PTPN IV PalmCo
PalmCo terus mengakselerasi transformasi bisnis melalui penguatan tata kelola, hingga peningkatan volume produk bersertifikasi.
