Tren Rupiah Kembali Melemah, Rekomendasi Saham Hari Ini Bisa Anda Pilah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal pekan, Senin (22/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,38% ke level 7.321,97. Kenaikan ini setelah sepanjang pekan lalu turun 0,45%,. Sebagai bekal, analis memberikan sejumlah rekomendasi saham hari ini.
Untuk hari ini, perdagangan di bursa saham kembali diwarnai dengan pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kemarin rupiah kembali bertengger di Rp 16.228. Berikut rekomendasi saham hari ini dari sejumlah analis.
Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)
Harga Rp 2.880
Rekomendasi : Beli
Target harga : Rp 3.150
Analis : Abdul Azis Setyo Wibowo, Kiwoom Sekuritas Indonesia
Rekomendasi : Beli
Target harga : Rp 3.450
Analis : Maximilianus Nico Demus, Pilarmas Investindo Sekuritas
Berita Terbaru
Perang Iran Vs AS-Israel Memanas! Saatnya Serok Saham SOCI, BULL, GTSI dan HUMI?
Premi risiko perang (war risk premium) untuk armada kapal yang nekat melintasi Teluk Persia dan Selat Hormuz terkerek naik hingga 50%.
Ada Lebaran dan Perang, Waspada Inflasi Tinggi
Inflasi Februari 2026 melonjak 4,76%, tertinggi 3 tahun terakhir. Tarif listrik dan pangan jadi pemicu utama yang menguras dompet Anda.
Proyek Gas Mako Resmi Masuk Tahap Investasi
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan, Proyek Lapangan Gas Mako memasuki fase utama pasca-FID
Tak Ada Rencana Pembatasan Ritel Modern
Kemendag memastikan tidak ada rencana pembatasan lanjutan untuk ritel modern setelah peluncuran Kopdes Merah Putih.
Pasokan Impor Bijih Nikel Bisa Tersendat
Kekurangan pasokan dipenuhi dari impor seperti dari Filipina. "Impor tahun lalu 15 juta ton, mungkin tahun ini bisa lebih dari itu," sebut Arif.
Potensi Tekanan Ganda dari Beban Energi
Penutupan Selat Hormuz bisa memanaskan harga minyak mentah di pasar global dan berdampak pada beban energi
Risiko Bisnis Pelayaran Meningkat
Sejumlah perusahaan asuransi telah menarik perlindungan risiko perang (war risk insurance) untuk kapal yang melintas di kawasan tersebut.
Sariguna Primatirta (CLEO) Operasikan Tiga Pabrik Baru
Ekspansi ini dijalankan karena manajemen meyakini struktur permodalan CLEO cukup kuat, yang berasal dari pertumbuhan penjualan yangcukup stabil.
Jual Saham, Pengendali NCKL Menggaet Cuan Hingga Rp 1,38 Triliun
Dengan transaksi ini, jumlah saham NCKL milik Harita Jayaraya berkurang dari 51,33 miliar saham (81,36%) menjadi 50,34 miliar saham (79,79%)
Bunga Tinggi dan Lonjakan Inflasi Membayangi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan inflasi global meningkat, juga kebijakan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama.
