Usai Jual TBIG, Provident Capital Bakal Akuisisi Mayoritas Saham MMLP

Senin, 18 Juli 2022 | 10:53 WIB
Usai Jual TBIG, Provident Capital Bakal Akuisisi Mayoritas Saham MMLP
[ILUSTRASI. Proyek pergudangan dan logistik dengan pengembang PT Mega Manunggal Property Tbk MMLP]
Reporter: Titis Nurdiana, Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar aksi akuisisi emiten di pasar modal, kembali menyeruak. Kabar yang sampai ke KONTAN menyebut, PT Provident Capital Indonesia, entitas milik taipan Winato Kartono ini bersiap menambah kepemilikannya terhadap saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP).

Tidak cukup mendekap 32,8% saham MMLP, Provident Capital akan menambah kepemilikannya hingga menjadi pemegang saham mayoritas. “Aksi korporasi ini akan dilakukan, setelah selesainya penjualan saham TBIG (PT Tower Bersama Infrastructure Tbk) yang dimiliki PT Provident Capital Indonesia,” sebut sumber KONTAN yang tak mau disebutkan namanya, Senin (18/7).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pembiayaan Mobil Bekas Masih Punya Peluang
| Senin, 20 Juli 2026 | 05:00 WIB

Pembiayaan Mobil Bekas Masih Punya Peluang

Pelaku multifinance menilai segmen ini masih memiliki peluang tumbuh hingga akhir tahun dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Persaingan Mobil SUV Kian Sengit
| Senin, 20 Juli 2026 | 04:30 WIB

Persaingan Mobil SUV Kian Sengit

Model SUV di Indonesia tetap prospektif termasuk pada segmen mobil listrik atau elektrifikasi, seiring tren preferensi konsumen yang berkembang.

Impack Pratama Industri (IMPC) Memperkokoh Kinerja Bisnis
| Senin, 20 Juli 2026 | 04:20 WIB

Impack Pratama Industri (IMPC) Memperkokoh Kinerja Bisnis

Tahun ini, perusahaannya menargetkan pendapatan senilai Rp 5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp 700 miliar.

Profil Emiten JEXC: Siap Ekspansi Memperluas Jaringan Usai IPO
| Minggu, 19 Juli 2026 | 14:28 WIB

Profil Emiten JEXC: Siap Ekspansi Memperluas Jaringan Usai IPO

Mencermati rencana bisnis dan profil emiten PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) usai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Direktur Doo Financial Futures Rudi Anto: Dapat Cuan dari Investasi Valas
| Minggu, 19 Juli 2026 | 14:22 WIB

Direktur Doo Financial Futures Rudi Anto: Dapat Cuan dari Investasi Valas

Pengalaman panjang di industri pialang berjangka membuat Rudi Anto tetap memilih valas dan komoditas sebagai instrumen investasi utama 

Menyikapi Koreksi Dana Kelolaan Reksadana
| Minggu, 19 Juli 2026 | 14:17 WIB

Menyikapi Koreksi Dana Kelolaan Reksadana

Strategi terbaik kembali ke profil risiko masing-masing. Investor konservatif tidak perlu meninggalkan reksadana pasar uang.

Euforia Piala Dunia, Investasi Jersey Sepak Bola Kian Menggoda
| Minggu, 19 Juli 2026 | 14:16 WIB

Euforia Piala Dunia, Investasi Jersey Sepak Bola Kian Menggoda

Jersey sepak bola, khususnya yang memiliki nilai sejarah tinggi, semakin diminati kolektor dunia dan punya daya tarik investasi

Levi's Resmi Masuk Portofolio Sinar Eka Selaras, Prospek Saham ERAL Dinilai Menarik
| Minggu, 19 Juli 2026 | 12:30 WIB

Levi's Resmi Masuk Portofolio Sinar Eka Selaras, Prospek Saham ERAL Dinilai Menarik

Sepanjang 2025, pertumbuhan kategori lifestyle yang menaungi merek-merek fesyen dan gaya hidup melonjak 173%.

Biaya Spektrum 5G Lebih Ringan, Namun Beban Investasi Operator Belum Berakhir
| Minggu, 19 Juli 2026 | 12:00 WIB

Biaya Spektrum 5G Lebih Ringan, Namun Beban Investasi Operator Belum Berakhir

Arus kas bebas (FCF) TLKM tahun ini mencapai Rp 32,2 triliun, jauh melampaui biaya lelang yang harus ditanggung.

Anomali Saham ANTM; Rebound Saat Emas Koreksi, Analis Ingatkan Risiko Value Trap
| Minggu, 19 Juli 2026 | 11:30 WIB

Anomali Saham ANTM; Rebound Saat Emas Koreksi, Analis Ingatkan Risiko Value Trap

Price to earning ratio (PER) 2026 ANTM di kisaran 10,1 kali, di bawah rata-rata historis lima tahun sebesar 12,9 kali.

INDEKS BERITA