Yield SBN Berpotensi Terus Mendaki di Semester II, APBN Bersiap Tanggung Ongkosnya

Kamis, 09 Juli 2026 | 07:54 WIB
Yield SBN Berpotensi Terus Mendaki di Semester II, APBN Bersiap Tanggung Ongkosnya
[ILUSTRASI. Bank Indonesia menggenggam lebih dari Rp 2.000 triliun SBN (AI/ChatGPT/Wahyu Tri Rahmawati)]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Berharga Negara (SBN) memasuki semester II-2026 dengan beban ganda. Di satu sisi, kebutuhan pembiayaan pemerintah melonjak seiring revisi outlook defisit APBN 2026 ke 2,85% terhadap PDB. Di sisi lain, kapasitas pasar menyerap pasokan diuji oleh pelemahan rupiah, porsi kepemilikan asing di SBN yang terus menyusut, hingga kompetisi likuiditas dengan instrumen bank sentral sendiri.

Kebutuhan pembiayaan yang melonjak itu tercermin jelas dari target lelang SBN kuartal III yang dipatok Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan sebesar Rp 324 triliun, naik dari kuartal II di Rp 220 triliun. Persoalannya, lonjakan target ini terjadi ketika bid-to-cover ratio lelang sepanjang tahun menunjukkan tren melemah.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Bukan untuk MBG
| Jumat, 31 Juli 2026 | 05:00 WIB

Anggaran Pendidikan Bukan untuk MBG

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan anggaran MBG wajib dipisahkan dari dana pendidikan mulai APBN 2028.

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Terakhir Juli (31/7)
| Jumat, 31 Juli 2026 | 04:50 WIB

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Terakhir Juli (31/7)

Meski naik tajam hari ini, IHSG masih tercatat turun 2,04% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 28,46%.​

Cegah Fraud, Asuransi Mulai Andalkan Bantuan AI
| Jumat, 31 Juli 2026 | 04:40 WIB

Cegah Fraud, Asuransi Mulai Andalkan Bantuan AI

AI digunakan dalam proses underwriting, pengelolaan klaim, hingga deteksi potensi fraud di bisnis asuransi kesehatan.

Cinema XXI (CNMA) Menambah Jaringan Bioskop
| Jumat, 31 Juli 2026 | 04:30 WIB

Cinema XXI (CNMA) Menambah Jaringan Bioskop

Kinerja bioskop selama musim libur sekolah tahun ini terdongkrak oleh kehadiran berbagai film baru dengan genre yang beragam.

Merah Putih Bond dan Modal Pembangunan
| Jumat, 31 Juli 2026 | 04:28 WIB

Merah Putih Bond dan Modal Pembangunan

Pemerintah dan Danantara harus memastikan, setiap rupiah yang masuk terpakai untuk proyek produktif.

Memuluskan Investasi di Kawasan Industri
| Jumat, 31 Juli 2026 | 04:20 WIB

Memuluskan Investasi di Kawasan Industri

HKI menilai saat ini Indonesia justru memiliki peluang besar menarik relokasi investasi manufaktur, asalkan iklim investasi terus dibenahi.

Kinerja Keuangan Solid, Mengapa Saham Emiten Perbankan Digital Belum Menarik?
| Kamis, 30 Juli 2026 | 09:13 WIB

Kinerja Keuangan Solid, Mengapa Saham Emiten Perbankan Digital Belum Menarik?

Saham-saham bank digital saat ini masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif premium bila dibandingkan dengan bank konvensional.

Daya Beli Menahan Transaksi Properti
| Kamis, 30 Juli 2026 | 09:01 WIB

Daya Beli Menahan Transaksi Properti

Tekanan daya beli juga mendorong calon konsumen mencari hunian dengan harga yang lebih terjangkau di kota-kota penyangga.

Rally Saham INDY Ditopang Spekulasi Divestasi Kideco, Seberapa Kuat Menopang Harga?
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:35 WIB

Rally Saham INDY Ditopang Spekulasi Divestasi Kideco, Seberapa Kuat Menopang Harga?

Pasar mengapresiasi valuasi US$ 1 miliar sebagai premium dibandingkan estimasi nilai aset Kideco yang hanya sekitar US$ 639 juta.

Gairah Saham Bervaluasi Rendah, Mana yang Layak Ditadah?
| Kamis, 30 Juli 2026 | 08:33 WIB

Gairah Saham Bervaluasi Rendah, Mana yang Layak Ditadah?

Penguatan IDX Value30 dalam satu bulan terakhir lebih mencerminkan proses normalisasi valuasi setelah saham turun cukup dalam. 

INDEKS BERITA