Ada Gangguan Pasokan Bahan Baku, Lotte Chemical Indonesia Pangkas Kapasitas Produksi

Rabu, 15 April 2026 | 05:03 WIB
Ada Gangguan Pasokan Bahan Baku, Lotte Chemical Indonesia Pangkas Kapasitas Produksi
[ILUSTRASI. Konflik Timteng Pengaruhi Bahan Baku, LOTTE Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik (Dok/LOTTE Chemical Indonesia (LCI) )]
Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) memangkas kapasitas produksi pabriknya di Cilegon akibat gangguan pasokan bahan baku imbas konflik di Timur Tengah. Perusahaan petrokimia asal Korea Selatan ini terpaksa menjalani operasi pada level minimum karena keterbatasan suplai nafta dan elpiji.

Corporate Planning General Manager Lotte Chemical Indonesia, Lee Dae Lo, mengatakan konflik di Timur Tengah menghambat operasional pabrik. "Sekarang kita sangat kekurangan bahan baku, misalnya nafta dan LPG (elpiji). Itulah sebabnya kami mengoperasikan pabrik dengan operasi minimum," kata dia ditemui di Jakarta, Selasa (14/4).

Baca Juga: Harga Amonia serta Proyek SAF dan Blue Amonia Menyengat Saham ESSA

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kinerja Trans Power Marine (TPMA) Terdampak Kebijakan RKAB
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:20 WIB

Kinerja Trans Power Marine (TPMA) Terdampak Kebijakan RKAB

Pemangkasan kuota produksi dalam RKAB 2026 menjadi tantangan bagi perusahaan yang bergerak di industri batubara,

Ekonomi Loyo, LKM Perketat Pembiayaan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:15 WIB

Ekonomi Loyo, LKM Perketat Pembiayaan

Penyaluran pembiayaan LKM mengalami kontraksi 5,6% secara tahunan menjadi Rp 1 triliun di kuartal I-2026.

Pebisnis Ban Bakal Kerek Harga Jual
| Rabu, 20 Mei 2026 | 04:10 WIB

Pebisnis Ban Bakal Kerek Harga Jual

Konflik di Timur Tengah telah memicu kenaikan harga bahan baku berbasis fosil yang menjadi komponen utama produksi ban.

Dua Lembaga Keuangan Global Soroti Kesenjangan dan Gagalnya Investasi Hijau Indonesia
| Selasa, 19 Mei 2026 | 11:10 WIB

Dua Lembaga Keuangan Global Soroti Kesenjangan dan Gagalnya Investasi Hijau Indonesia

Indonesia harus menelan pil pahit setelah kehilangan sejumlah komitmen investasi raksasa di sektor baterai EV beberapa tahun terakhir.

Indeks Dolar Masih Bertahan Tinggi di Level 99
| Selasa, 19 Mei 2026 | 10:54 WIB

Indeks Dolar Masih Bertahan Tinggi di Level 99

Fluktuasi dolar AS kini ditentukan risalah FOMC & data PMI. Spekulasi kenaikan suku bunga The Fed pengaruhi pasar. 

Menakar Ketahanan Fundamental Japfa (JPFA) di Tengah Tekanan Akibat Depresiasi Rupiah
| Selasa, 19 Mei 2026 | 10:22 WIB

Menakar Ketahanan Fundamental Japfa (JPFA) di Tengah Tekanan Akibat Depresiasi Rupiah

JPFA dinilai lebih unggul dari sisi skala bisnis, diversifikasi usaha, serta kelihaian dalam merawat profitabilitas.

Menakar Era Permanent Volatility, Saat Pasar Tak Lagi Hanya Menghargai Laba Emiten
| Selasa, 19 Mei 2026 | 10:00 WIB

Menakar Era Permanent Volatility, Saat Pasar Tak Lagi Hanya Menghargai Laba Emiten

Investor lebih memilih mencari instrumen atau negara yang lebih aman dibanding harus menanggung risiko dari dampak negatif perkembangan pasar.

Relaksasi SPT Belum Dongkrak Kepatuhan
| Selasa, 19 Mei 2026 | 09:32 WIB

Relaksasi SPT Belum Dongkrak Kepatuhan

Dalam kurun 30 April hingga 17 Mei 2026, total SPT yang masuk bertambah 1,71%, dari 13,06 juta menjadi 13,28 juta SPT

Pembagian Dividen Jadi Pelipur Lara Saat Pasar Anjlok
| Selasa, 19 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pembagian Dividen Jadi Pelipur Lara Saat Pasar Anjlok

Pasar saham bergejolak, tapi peluang cuan dividen tetap ada. Analis merekomendasikan saham dengan pertumbuhan laba solid.

Dari Rebalancing MSCI ke Redupnya Pasar Saham
| Selasa, 19 Mei 2026 | 07:42 WIB

Dari Rebalancing MSCI ke Redupnya Pasar Saham

Kepercayaan investor jadi kunci pasar modal. Apakah bobot indeks yang turun perlahan akan hilangkan potensi besar Indonesia?

INDEKS BERITA