AI dan Cloud Jadi Bahan Bakar Baru Emiten yang Kembangkan Pusat Data
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan infrastruktur cloud, kecerdasan buatan (AI) dan perkembangan digitalisasi korporasi yang terus meningkat menjadi bahan bakar utama bagi pertumbuhan emiten pusat data di Indonesia. Tren ini menciptakan peluang ekspansi kapasitas secara masif sekaligus mendorong revaluasi harga saham para emiten yang mengembangkan bisnis ini ke depan.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Kafi Ananta mencatat, total kapasitas terpasang teknologi informasi (TI) pusat data di Indonesia mencapai sekitar 580 megawatt (MW) pada semester I-2026. Angka tersebut diproyeksikan melonjak hingga 3,5 gigawatt (GW) pada tahun 2030, atau mencerminkan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 56,7%.
