AKRA Layangkan PKPU Terhadap Anak Usaha ARII

Senin, 26 Juli 2021 | 07:15 WIB
AKRA Layangkan PKPU Terhadap Anak Usaha ARII
[]
Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap PT Optima Enviro Resorces dan PT Diva Kencana Borneo. Dua perusahaan ini merupakan anak usaha dari PT Atlas Resources Tbk (ARII).

AKRA mengajukan PKPU lantaran keduanya belum membayar tagihan yang jika ditotal nilainya mencapai sekitar Rp 53,84 miliar. "Ini tunggakan pembelian solar," ujar Henry Nababan, pengacara AKRA dari Djainuri & Henry Attorney at Law kepada KONTAN, Minggu (25/7).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Emiten Infrastruktur Dibayangi Suku Bunga Tinggi
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:09 WIB

Prospek Emiten Infrastruktur Dibayangi Suku Bunga Tinggi

Era suku bunga tinggi berdampak besar terhadap kinerja emiten infrastruktur. Sektor ini sangat bergantung pada utang untuk operasionalnya.

Bisnis Emas Perbankan Syariah Makin Moncer
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Bisnis Emas Perbankan Syariah Makin Moncer

Minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi dan penyimpan nilai tetap tinggi.           

Genjot Likuiditas dan Redam Tekanan Jual, Emiten Eksekusi Buyback Saham
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Genjot Likuiditas dan Redam Tekanan Jual, Emiten Eksekusi Buyback Saham

erbaru, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) siap melakukan buyback saham.

Dorong Pangsa Pasar Asuransi Syariah Lewat Aksi Spinoff
| Sabtu, 19 September 2026 | 05:45 WIB

Dorong Pangsa Pasar Asuransi Syariah Lewat Aksi Spinoff

Dalam beberapa tahun terakhir, pangsa pasar asuransi syariah dari sisi aset cenderung tertahan di level 5%. 

ULTJ Bergabung dengan Frisian Flag Melalui Rights Issue Senilai Rp 14,56 Triliun
| Sabtu, 19 September 2026 | 05:45 WIB

ULTJ Bergabung dengan Frisian Flag Melalui Rights Issue Senilai Rp 14,56 Triliun

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) akan mengakuisisi PT Frisian Flag Indonesia lewat skema rights issue.​

Ketika Rudal Meledakkan Bunga
| Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Ketika Rudal Meledakkan Bunga

Setelah perang berlangsung hampir tujuh bulan, The Fed pada September menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, dari 3,75% menjadi 4,00%.

Victoria Care Indonesia (VICI) Menjajaki Akuisisi Merek Baru
| Sabtu, 19 September 2026 | 04:20 WIB

Victoria Care Indonesia (VICI) Menjajaki Akuisisi Merek Baru

Perusahaan ini berencana menjalankan aksi korporasi ini untuk mendukung strategi pertumbuhan kinerja secara anorganik.

Mark Dynamics Indonesia (MARK) Memperkuat Kapasitas Produksi
| Sabtu, 19 September 2026 | 00:05 WIB

Mark Dynamics Indonesia (MARK) Memperkuat Kapasitas Produksi

Dengan kapasitas produksi mencapai 1,6 juta unit per bulan, yang merupakan kapasitas tertinggi di antara perusahaan sejenis,

Draf RUU Perampasan Aset Masih Jadi Rahasia, Berpotensi Melanggar UU 13/2022
| Jumat, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Draf RUU Perampasan Aset Masih Jadi Rahasia, Berpotensi Melanggar UU 13/2022

Bagaimana mungkin orang bisa partisipatif kalau kemudian tidak ada undang-undang atau draft undang-undang yang bisa dan dapat diakses oleh publik

Menteri Keuangan di Antara Dua Tuan
| Jumat, 18 September 2026 | 10:15 WIB

Menteri Keuangan di Antara Dua Tuan

Negara jangan sampai terperosok pada ambisi untuk terlihat kuat sehingga koreksi dianggap sebagai kelemahan.

INDEKS BERITA

Terpopuler