ARCI Gencar Eksplorasi di Tengah Penguatan Harga Emas

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:00 WIB
ARCI Gencar Eksplorasi di Tengah Penguatan Harga Emas
[ILUSTRASI. Emas Lotus Archi produk ARCI (Dok/ARCI)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) terus memperkuat basis cadangan emasnya di tengah volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian global.

Emiten tambang emas ini baru saja menyampaikan aktivitas eksplorasi sepanjang 2025 yang difokuskan pada Tambang Emas Toka Tindung, Sulawesi Utara. Aksi tersebut pula sempat mengangkat harga saham ARCI sebesar 16,92% dalam seminggu terakhir ke level Rp 1.900. Sementara sepanjang tahun berjalan (YtD), harga saham ARCI juga sudah meningkat 17,28%.

Namun begitu, pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026) harga saham ARCI merosot 2,56% atau turun 50 basis poin dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.

Analis Infovesta Ekky Topan memberikan pandangan bahwa pelemahan harga saham ARCI hari ini menurut lebih disebabkan oleh aksi ambil untung jangka pendek, bukan karena perubahan prospek fundamental.

Baca Juga: Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam

"Penurunan harga dalam satu hari tidak mencerminkan memburuknya kinerja atau outlook perusahaan. Secara teknikal pun, ARCI masih berada dalam tren bullish yang kuat, sehingga pelemahan saat ini lebih tepat dilihat sebagai koreksi sehat dalam tren naik," ujar Ekky kepada Kontan, Kamis (15/1).

Lebih lanjut, dalam keterbukaan informasi, ARCI mengungkapkan telah merealisasikan belanja eksplorasi sekitar US$ 10 juta atau setara Rp 168,53 miliar sepanjang 2025. Dana tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas pengeboran guna meningkatkan klasifikasi sumber daya dan cadangan emas di aset inti perseroan.

Berdasarkan laporan kegiatan eksplorasi per 31 Desember 2025, ARCI melalui entitas anaknya, PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), telah menyelesaikan 397 titik pengeboran dengan total kedalaman mencapai 85.893 meter sepanjang Januari–Desember 2025.

Manajemen ARCI menjelaskan bahwa kegiatan pengeboran difokuskan di Koridor Timur dan Koridor Barat Tambang Toka Tindung, yang selama ini menjadi tulang punggung produksi emas perseroan. Strategi ini bertujuan untuk memperkuat keberlanjutan cadangan dan mendukung rencana produksi jangka panjang.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Menakar Efek Liburan Sekolah Terhadap Saham Emiten Bioskop CNMA, RAAM, dan BLTZ
| Selasa, 30 Juni 2026 | 09:21 WIB

Menakar Efek Liburan Sekolah Terhadap Saham Emiten Bioskop CNMA, RAAM, dan BLTZ

Kementerian Perdagangan memproyeksikan perputaran uang selama tiga pekan masa liburan dapat menembus Rp 30 triliun.

Dapat Restu RUPSLB, Jaya Real Property (JRPT) Likuidasi Anak Usaha
| Selasa, 30 Juni 2026 | 09:17 WIB

Dapat Restu RUPSLB, Jaya Real Property (JRPT) Likuidasi Anak Usaha

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) membubarkan sekaligus melikuidasi entitas anak usahanya, PT Jaya Mitra Sarana (JMS).

BUMI Jual Saham Citra Palu Mineral Kepada BRMS
| Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

BUMI Jual Saham Citra Palu Mineral Kepada BRMS

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan penyelesaian divestasi kepemilikan 3,03% saham di PT Citra Palu Mineral (CPM).

Lonjakan Harga Batubara Memacu Laju Saham Emiten Grup Alamtri
| Selasa, 30 Juni 2026 | 09:07 WIB

Lonjakan Harga Batubara Memacu Laju Saham Emiten Grup Alamtri

Harga saham emiten Grup Alamtri melaju kencang di sepanjang tahun berjalan 2026. Kenaikan harga batubara jadi penggeraknya.

Rotasi Investor Asing di ASII Berlanjut, Prospek UNTR Jadi Penopang Grup Astra
| Selasa, 30 Juni 2026 | 09:05 WIB

Rotasi Investor Asing di ASII Berlanjut, Prospek UNTR Jadi Penopang Grup Astra

Suku bunga yang lebih tinggi masih menjadi risiko bagi bisnis pembiayaan Astra, khususnya segmen kendaraan roda empat.

Target Ambisius Jajaran Pengurus Baru BEI
| Selasa, 30 Juni 2026 | 09:01 WIB

Target Ambisius Jajaran Pengurus Baru BEI

Target direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) mengincar posisi bursa di 10 besar dunia dinilai terlalu ambisius​.

Saham Kalbe Farma (KLBF) Menguat 14,71% Sepekan, Analis Melihat Ada Peluang Reversal
| Selasa, 30 Juni 2026 | 08:43 WIB

Saham Kalbe Farma (KLBF) Menguat 14,71% Sepekan, Analis Melihat Ada Peluang Reversal

Koreksi signifikan yang terjadi pada saham KLBF dinilai sebagai reaksi berlebihan atau overreaction dari pasar. 

Saham TLKM Turun 30,75% Sejak Awal 2026, Ini Katalis Pemulihan dan Rekomendasi Analis
| Selasa, 30 Juni 2026 | 08:28 WIB

Saham TLKM Turun 30,75% Sejak Awal 2026, Ini Katalis Pemulihan dan Rekomendasi Analis

Penurunan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) bahkan lebih dalam dibandingkan dividend yield yang diterima investor.

Usai Membagikan Dividen Jumbo, Saham UNVR Lolos dari Dividend Trap dan Terus Melaju
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Usai Membagikan Dividen Jumbo, Saham UNVR Lolos dari Dividend Trap dan Terus Melaju

Tekanan jual terhadap saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) usai dividen dinilai telah berhasil diredam sepenuhnya.

Strategi ERAA Mengantisipasi Dampak Depresiasi Rupiah
| Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB

Strategi ERAA Mengantisipasi Dampak Depresiasi Rupiah

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengatur strategi untuk menjaga kinerja di tengah pelemahan nilai tukar rupiah 

INDEKS BERITA

Terpopuler