Bagi Dividen, Transcoal Pacific (TCPI) Akan Tetap Ekspansi

Kamis, 20 Juni 2019 | 06:39 WIB
Bagi Dividen, Transcoal Pacific (TCPI) Akan Tetap Ekspansi
[]
Reporter: Yoliawan H | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) yakin bisa membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun ini. Di tahun sebelumnya, perusahaan ini berhasil mengerek laba bersih 151% menjadi Rp 265,61 miliar. Perusahaan ini memutuskan membagi 30% laba sebagai dividen, setara Rp 15,5 per saham.

Direktur Utama TCPI Dirc Richard Talumewo mengatakan, dividen tersebut akan dibagikan pada tanggal 19 Juli 2019. "Sisa laba bersih akan digunakan untuk tambahan modal," ujar dia.

Tahun ini, TCPI menganggarkan belanja modal Rp 700 miliar-Rp 800 miliar. Dana tersebut 75% dari perbankan dan sisanya kas internal.

Dana tersebut diharapkan bisa meningkatkan kapasitas volume produksi batubara dan pengangkutan batubara serta produk lain dari nikel dan crude palm oil (CPO). "Volume pengangkutan tahun 2019 kami prediksi tumbuh 25% menjadi 51 juta ton," ujar Richard, Rabu (19/6).

Tahun lalu, total pengangkutan 41,53 juta ton. Mayoritas pengangkutan masih untuk produk batubara sebesar 74%, sisanya 26% untuk produk nikel, minyak dan CPO. Dana belanja modal TCPI juga akan digunakan untuk menambah alat produksi dua mother vessel, satu floating crane, dua pusher tug, satu tug dan satu barge.

Hingga saat ini, TCPI telah mengantongi kontrak baru dari PT Anugrah Sukses Mining dalam penyediaan mother vessel dengan nilai kontrak US$ 40,7 juta selama lima tahun. Kontrak dengan PT Petromine Energy Trading senilai Rp 6,5 miliar untuk jasa pengangkutan BBM selama setahun dan kontrak baru dengan PT Kaltim Prima Coal untuk penyedia jasa floating crane US$ 24,4 juta selama tiga tahun.

Richard berharap, tahun ini laba bersih naik 50%–75% dan pendapatan melonjak 56% menjadi Rp 3,6 triliun.

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek KEEN Masih Solid Ditopang Masifnya Pengembangan Proyek Energi Hijau
| Senin, 20 April 2026 | 12:00 WIB

Prospek KEEN Masih Solid Ditopang Masifnya Pengembangan Proyek Energi Hijau

Beroperasinya PLTS Tobelo ini akan memperkuat portofolio EBT PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) dan menciptakan recurring income.

Ilusi Pertumbuhan, Growth Tanpa Value
| Senin, 20 April 2026 | 09:54 WIB

Ilusi Pertumbuhan, Growth Tanpa Value

Paradoks China paling tajam  Negara berkembang, mentransformasi diri.  Tapi transformasi ekonomi saja tidak cukup memenangkan kepercayaan pasar.

ESG Indosat (ISAT): Mengandalkan AI dan ESG Sebagai Kunci Transformasi
| Senin, 20 April 2026 | 09:31 WIB

ESG Indosat (ISAT): Mengandalkan AI dan ESG Sebagai Kunci Transformasi

PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) bertransformasi agar hasilnya berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Kinerja Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Melonjak Signifikan di Kuartal I-2026
| Senin, 20 April 2026 | 08:37 WIB

Kinerja Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Melonjak Signifikan di Kuartal I-2026

Hingga kuartal I-2026, perusahaan ini membukukan pendapatan sebesar Rp 173,1 miliar, meningkat sekitar 36% secara tahunan dibandingkan tahun lalu.

Operator Seluler Lirik Prospek Jaringan 5G
| Senin, 20 April 2026 | 08:27 WIB

Operator Seluler Lirik Prospek Jaringan 5G

Saat ini industri masih fokus pada penyelesaian integrasi jaringan dan penggelaran jaringan dalam upaya peralihan jaringan ke 5G.

Dolar AS Melemah: Yen, Yuan, Franc Swiss Beri Peluang Keuntungan?
| Senin, 20 April 2026 | 08:22 WIB

Dolar AS Melemah: Yen, Yuan, Franc Swiss Beri Peluang Keuntungan?

Pelemahan Dolar AS membuka potensi penguatan mata uang safe haven. Cari tahu mana yang paling menarik dan strategi terbaik untuk investor.

Geopolitik dan RKAB Bayangi Emiten Batubara, Cek Rekomendasi Sahamnya
| Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB

Geopolitik dan RKAB Bayangi Emiten Batubara, Cek Rekomendasi Sahamnya

Kinerja emiten batubara kuartal II 2026 bisa membaik ditopang harga tinggi. Cari tahu tantangan global dan domestik yang membatasi pertumbuhan

Guyuran Buyback Rp 5 Triliun & Tuah Divestasi Kestrel, Saham AADI Masih Layak Diburu?
| Senin, 20 April 2026 | 07:59 WIB

Guyuran Buyback Rp 5 Triliun & Tuah Divestasi Kestrel, Saham AADI Masih Layak Diburu?

Divestasi Kestrel Coal Group Pty. Ltd., diproyeksi bakal menyuntikkan dana segar dalam jumlah signifikan.

Racik Ulang Insentif Pajak di Era Global Minimum Tax
| Senin, 20 April 2026 | 07:25 WIB

Racik Ulang Insentif Pajak di Era Global Minimum Tax

Evaluasi tersebut tercantum dalam naskah urgensi perubahan PMK Nomor 130/PMK.010/2020 tentang Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Badan

Awal Pekan Bermodal Net Sell Rp 2,31 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 20 April 2026 | 07:17 WIB

Awal Pekan Bermodal Net Sell Rp 2,31 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sepanjang pekan lalu, total jenderal investor asing mencatatkan aksi jual alias net sell sekitar Rp 2,31 triliun.

INDEKS BERITA