Bangun Pabrik Baru, Cottonindo (KPAS) Tambah Kapasitas dan Perkuat Portofolio Bisnis

Selasa, 24 September 2019 | 06:53 WIB
Bangun Pabrik Baru, Cottonindo (KPAS) Tambah Kapasitas dan Perkuat Portofolio Bisnis
[ILUSTRASI. Pabrik PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) ]
Reporter: Muhammad Julian | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) terus mengawal proses pembangunan pabrik kapas kesehatan di Purwadadi, Subang, Jawa Barat. Mereka menargetkan pabrik tersebut bisa beroperasi mulai semester II tahun 2020.

Tahap pembangunan pabrik kini sudah mencapai 60%. Saat ini, Cottonindo sudah memiliki lahan lahan seluas 5 hektare (ha) dan satu gedung yang siap digunakan untuk kegiatan produksi.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Biaya Dana Naik, Emiten Berpotensi Rem Penerbitan Obligasi
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:53 WIB

Biaya Dana Naik, Emiten Berpotensi Rem Penerbitan Obligasi

 Emiten diperkirakan akan semakin berhitung sebelum menerbitkan surat utang baru pada semester II-2026.

Bursa Saham Semakin Suram Akibat Kebijakan Tak Nyaman
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:40 WIB

Bursa Saham Semakin Suram Akibat Kebijakan Tak Nyaman

Di Asia Tenggara, IHSG jadi indeks bursa saham paling keok, dengan penurunan -29,51% (YtD). Tanda-tanda pasar mengalami krisis kepercayaan

Pertumbuhan Kinerja PTPP Diramal Masih Terbatas
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:37 WIB

Pertumbuhan Kinerja PTPP Diramal Masih Terbatas

PTPP catat kontrak baru Rp 6,88 triliun per April 2026. Simak langkah strategis perusahaan menghadapi pelemahan rupiah dan kenaikan suku bunga.

Devisa Ketat Bisa Redam Importasi Tekstil Ilegal
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:25 WIB

Devisa Ketat Bisa Redam Importasi Tekstil Ilegal

Industri tekstil dalam negeri berupaya mendorong pemerintah agar segera menerapkan kebijakan devisa ketat.

Kemenhub Masih Menunggu Hasil Investigasi KNKT
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:20 WIB

Kemenhub Masih Menunggu Hasil Investigasi KNKT

Laporan KNKT yang dipaparkan dalam rapat dengar pendapat dengan parlemen masih berupa data faktual awal tanpa analisis maupun kesimpulan resmi.

IHSG Jumat (22/5) Rawan Koreksi ke Bawah 6.000
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:16 WIB

IHSG Jumat (22/5) Rawan Koreksi ke Bawah 6.000

IHSG anjlok 3,54% kemarin! Analis memprediksi koreksi berlanjut hari ini. Ketahui level support krusial sebelum Anda mengambil keputusan.

Gerak Saham GGRM Berlawanan dengan IHSG, Dapat Angin Segar Cukai Tembakau
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:16 WIB

Gerak Saham GGRM Berlawanan dengan IHSG, Dapat Angin Segar Cukai Tembakau

Pada kuartal I-2026 laba bersih GGRM melonjak 1.378% YoY menjadi Rp 1,53 triliun, dari sebelumnya Rp 104,43 miliar di kuartal I-2025.

Insentif Kendaraan Listrik Tidak Bisa Selamanya
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:15 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Tidak Bisa Selamanya

Insentif pajak kendaraan listrik diberikan selama belum mencapai 50% dari total populasi kendaraan di dalam negeri.

Kebijakan WFH Berlanjut Sampai Juli 2026
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:15 WIB

Kebijakan WFH Berlanjut Sampai Juli 2026

Potensi penghematan WFH ke APBN berupa penghematan kompensasi bahan bakar minyak (BBM) mencapai Rp 6,2 triliun.

Volatilitas Pasar Gerus Kinerja Dana Pensiun
| Jumat, 22 Mei 2026 | 05:15 WIB

Volatilitas Pasar Gerus Kinerja Dana Pensiun

industri dapen membukukan Return on Investment (ROI) 0,02% di kuartal I-2026, anjlok dari periode yang sama di tahun lalu yang sebesar 0,69%.

INDEKS BERITA