Berita HOME

Belvin Tannadi Sempat Punya 5,13% Saham JSKY, Investor Ritel Mesti Cermat & Hati-Hati

Rabu, 16 Juni 2021 | 11:56 WIB
Belvin Tannadi Sempat Punya 5,13% Saham JSKY, Investor Ritel Mesti Cermat & Hati-Hati

ILUSTRASI. Pabrik modul panel surya PT Sky Energy Indonesia Tbk di Bogor. KONTAN/David Kurniawan/14/03/2018

Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) kembali mencuri perhatian. Penyulutnya, Kustodian Sentral Efek Indonesia memuat nama influencer saham Belvin Tannadi sebagai salah satu pemegang saham emiten tersebut.

Hanya saja, investor ritel perlu berhati-hati dan cermat sebelum memutuskan berinvestasi di saham JSKY. Pasalnya, risiko berinvestasi di saham JSKY terbilang tinggi.

Yang harus dipahami, daftar kepemilikan efek di atas 5% yang dirilis Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sifatnya dinamis dan terus mengalami perubahan. Dalam konteks JSKY, perubahan kepemilikan sahamnya bukanlah sebuah sinyal positif.

Technical rebound JSKY, yang membuat sahamnya terlihat menarik, dimulai pada 8 Juni 2021 hingga mencapai puncaknya sementara ini di Rp 193 per saham pada 10 Juni 2021.

 

 

Nah, pada 14 Juni 2021, daftar kepemilikan efek yang tercatat di KSEI per 11 Juni 2021 dirilis. Pada daftar inilah nama Belvin Tannadi muncul sebagai pemegang 104.322.900 lembar, setara 5,13% saham JSKY.

Sejauh ini, nama Belvin Tannadi hanya muncul sekali itu saja di daftar kepemilikan efek yang dirilis KSEI. 

Baca Juga: Harga Saham BIRD Terus Melaju Seiring Aksi Borong Para Pemilik Taksi Blue Bird

Berikutnya, pada 15 Juni 2021, KSEI kembali merilis daftar kepemilikan efek 5% atau lebih, untuk per 14 Juni 2021.

Di daftar teranyar ini, nama Belvin Tannadi kembali menghilang. Artinya, setelah melakukan akumulasi yang menyebabkan namanya muncul di daftar KSEI, Belvin lantas kembali menjual saham JSKY yang dimilikinya.

Ini rupanya sejalan dengan koreksi yang terjadi di saham JSKY yang berlangsung pada 11 Juni 2021 dan 14 Juni 2021.

Perlu dipahami, transaksi yang menyebabkan perubahan kepemilikan efek yang dicatat oleh KSEI, sudah berlangsung satu hari atau beberapa hari sebelumnya.

Jadi, transaksi yang tercatat di daftar KSEI per 11 Juni 2021, sudah berlangsung pada 10 Juni 2021.

Sementara transaksi yang tercatat di KSEI per Senin, 14 Juni 2021, sudah berlangsung pada Jumat pekan sebelumnya, yakni 11 Juni  2021

Investor kakap yang lain kurangi kepemilikan >>>

Selanjutnya
Halaman   1 2 3

Baca juga

IHSG
6.072,98
0.05%
2,94
LQ45
824,99
0.24%
1,94
USD/IDR
14.491
-0,05
EMAS
948.000
0,00%