Dana Asuransi di SBN Masih Minim

Senin, 18 Maret 2019 | 08:15 WIB
Dana Asuransi di SBN Masih Minim
[]
Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penempatan dana milik perusahaan asuransi di surat berharga negara (SBN) masih mini. Padahal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengatur penempatan dana investasi perusahaan asuransi lewat Peraturan No 1/2016 tentang Penempatan Investasi Asuransi di SBN. Dalam aturan ini, pelaku asuransi Jiwa wajib menempatkan 30% dari dana investasinya di SBN. Sedang asuransi umum wajib 20%.

Data OJK per Januari 2019 mencatatkan penempatan investasi industri asuransi jiwa di SBN sebanyak Rp 63,4 triliun, atau setara 13,41% dari total dana investasinya yang senilai Rp 472,56 triliun. Namun bila dibandingkan dengan Januari 2018, nilai ini tumbuh 6,82% year on year (yoy) dari Rp 59,35 triliun.

Sedangkan penempatan dana investasi industri asuransi umum pada SBN per Januari 2019 senilai Rp 9,71 triliun atau 13,2% dari total dana investasi Rp 73,56 triliun. Namun penempatan dana investasi asuransi umum di SBN meningkat sebesar 8,61% yoy dibandingkan Januari 2018 senilai Rp 8,94 triliun.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyebut penempatan dana investasi di SBN underlying infrastruktur, obligasi atau surat utang yang dikeluarkan oleh perusahaan infrastruktur. "Jadi sejauh ini seluruh perusahaan asuransi jiwa sudah memenuhi ketentuan 30% tersebut, Tren penempatan dana investasi sejauh ini yang dominan di reksadana, setelah itu saham, lalu surat utang, ujar Togar.

Sementara Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dadang Sukresna menyatakan sudah memenuhi ketentuan penempatan dana investasi 20% di SBN.

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Indonesian Paradise (INPP) Bidik Porsi Pendapatan Berulang 75%
| Rabu, 30 September 2026 | 07:05 WIB

Indonesian Paradise (INPP) Bidik Porsi Pendapatan Berulang 75%

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menargetkan porsi recurring income mencapai 70%-75% terhadap total pendapatan hingga akhir 2026.

Victoria Care (VICI) Masuk Pasar Premium
| Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Victoria Care (VICI) Masuk Pasar Premium

Sejumlah brand akan dilluncurkan untuk mengisi segmen premium dari PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI).

Rupiah dan Aturan Baru Minimal Rp 1 Jadi Fokus Pasar, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 30 September 2026 | 06:33 WIB

Rupiah dan Aturan Baru Minimal Rp 1 Jadi Fokus Pasar, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Proses adaptasi terhadap kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas minimum harga saham Rp 1 juga turut menjadi perhatian  investor.

Jurang Digital Lansia
| Rabu, 30 September 2026 | 06:10 WIB

Jurang Digital Lansia

Pemerintah bersama industri teknologi harus segera mengambil langkah radikal, misalnya melakukan reformasi sistem pensiun.

MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Pacu Akuisisi dan Pasar Luar Negeri
| Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Pacu Akuisisi dan Pasar Luar Negeri

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) masih menghadapi risiko daya beli dan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS.

Neraca Dagang Agustus Diramal Kembali Defisit
| Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Neraca Dagang Agustus Diramal Kembali Defisit

Neraca perdagangan Agustus 2026 diperkirakan mencatat defisit sekitar US$ 0,9 miliar, setelah surplus tipis US$ 0,12 miliar pada Juli 2026. 

Antren Jual GOTO Tembus 1 Miliar Lot, Tekanan Jual Diprediksi Berlanjut
| Rabu, 30 September 2026 | 05:50 WIB

Antren Jual GOTO Tembus 1 Miliar Lot, Tekanan Jual Diprediksi Berlanjut

Bagi pelaku pasar yang belum mempunyai saham GOTO, analis menyarankan untuk wait and see terlebih dahulu, karena kondisi saat ini berisiko tinggi.

Asuransi hingga Dapen Buka Peluang Rebalancing Portofolio Kala Imbal SRBI Loyo
| Rabu, 30 September 2026 | 05:50 WIB

Asuransi hingga Dapen Buka Peluang Rebalancing Portofolio Kala Imbal SRBI Loyo

Yield SRBI tenor 12 bulan saat ini telah turun ke kisaran 6,76%, dari level tertingginya yang sempat mencapai 7,74%. 

Asing Hengkang, Pasar Terpanggang
| Rabu, 30 September 2026 | 05:47 WIB

Asing Hengkang, Pasar Terpanggang

Investor asing berpeluang tinggalkan saham-saham di sektor perbankan, komoditas, konsumer, hingga telekomunikasi

TPIA Geber Kinerja dengan Proyek Baru
| Rabu, 30 September 2026 | 05:44 WIB

TPIA Geber Kinerja dengan Proyek Baru

Hingga September 2026, progres proyek chlor alkali dan ethylene dichloride (CA-EDC) telah mencapai sekitar 80% 

INDEKS BERITA

Terpopuler