Defisit Transaksi Berjalan Melebar, Seberapa Berat Beban Rupiah?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap rupiah tampaknya tidak hanya datang dari gejolak pasar keuangan dan keluarnya modal asing. Memburuknya keseimbangan eksternal Indonesia juga menambah risiko bagi mata uang Garuda, terutama ketika kebutuhan dolar AS meningkat di tengah ketidakpastian arus modal masuk.
Bank Indonesia (BI) merevisi proyeksi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) 2026 menjadi 1,6%–2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB), dari sebelumnya 0,5%–1,3%. Revisi ini mengindikasikan tekanan eksternal yang lebih besar, seiring kenaikan kebutuhan impor dan pembayaran pendapatan kepada investor luar negeri.
