Dilema DMO Batubara dan Ketergantungan PLN
KONTAN.CO.ID - bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa kembali menguak ketergantungan sistem kelistrikan Indonesia terhadap batubara. Tantangan untuk menjaga pasokan batubara semakin rumit di tengah pemangkasan kuota produksi nasional dan disparitas yang lebar antara harga patokan domestik (domestic market obligation/DMO) dengan harga pasar.
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, hingga April 2026 batubara berkontribusi sebesar 107,36 Terawatt-hour (TWh) atau menguasai 64,87% bauran energi pembangkitan listrik nasional yang mencapai 165,51 TWh. Khusus di Jawa-Bali, batubara menguasai 70,99% bauran energi pembangkitan listrik.
Baca Juga: Pemerintah Berencana Merevisi Harga DMO, Asa Emiten Batubara Menyala
