Diskon Tarif Tol Akan Diberikan untuk Memperlancar Arus Lalu Lintas di Masa Mudik

Rabu, 22 Mei 2019 | 08:26 WIB
Diskon Tarif Tol Akan Diberikan untuk Memperlancar Arus Lalu Lintas di Masa Mudik
[]
Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk memperlancar arus lalu lintas di masa mudik Lebaran, pemerintah akan kembali menginstruksikan pemberian diskon tarif jalan tol. Potongan harga ini merupakan salah satu usaha agar mencegah padatnya jalan tol ketika puncak arus mudik.

"Mekanisme diskon ini juga kami pakai sebagai instrumen untuk mengatur arus, sehingga tidak semua orang (mudik) pada tanggal tertentu. Kalau kira-kira tanggal 30 atau 31 yang padat, kami beri diskon hari berikutnya," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Selasa (21/5).

Basuki mengatakan belum ada penetapan soal besaran diskon tarif yang akan diberikan dan kapan tepatnya diskon tarif dapat dinikmati. Menurutnya, keputusan tersebut akan ditetapkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) setelah melakukan koordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Yang pasti, dia menyebut diskon tarif ini berlaku di semua ruas jalan tol.

Sementara itu, Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, keputusan pemberian diskon tarif ini akan dilakukan secepatnya. Menurut Danang kalau tidak ada halangan, keputusan tersebut akan diumumkan Rabu (22/5) hari ini.

Dia bilang penerapan diskon tarif ini pun tinggal melihat waktunya saja. "Tinggal mengatur waktunya saja, apakah di waktu lalu lintas padat atau tidak, sekaligus mendorong atau mengubah perjalanan di waktu puncak ke non puncak dengan diskon tarif," terang Danang.

Saat ini BPJT mempertimbangkan pemberian diskon dilakukan pada H-7 atau H-3. Namun ia akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub), Seperti diketahui, Kemhub memperkirakan puncak arus mudik di jalan tol terjadi pada tanggal 30 Mei - 2 Juni mendatang.

Pada waktu tersebut Kemhub menerapkan lalu lintas satu arah dari Cikampek kilometer (km) 29 hingga Brebes km 262. Dengan adanya diskon jalan tol ada peluang terjadi pergeseran puncak arus mudik, terutama bila diskon ditetapkan mulai H-3, 2 Juni.

Bagikan

Berita Terbaru

Emas Bikin Bank Syariah Makin Cuan
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:23 WIB

Emas Bikin Bank Syariah Makin Cuan

​Di tengah fluktuasi harga, permintaan emas di bank syariah justru melonjak dan jadi motor pertumbuhan bisnis.

Efek MSCI, Saham Bank Masih Berpotensi Tertekan Jangka Pendek
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:19 WIB

Efek MSCI, Saham Bank Masih Berpotensi Tertekan Jangka Pendek

​Saham bank jumbo tertekan meski tak tersingkir dari MSCI, terseret arus keluar asing dan sentimen rupiah.

Strategi Investasi Alvin Pattisahusiwa: Adaptif dan Tenang Hadapi Krisis
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:14 WIB

Strategi Investasi Alvin Pattisahusiwa: Adaptif dan Tenang Hadapi Krisis

Krisis moneter hingga pandemi bukan halangan. Alvin Pattisahusiwa berbagi cara adaptasi dan jaga dana. Simak tipsnya

Berawal dari Kecintaan pada UKM
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:00 WIB

Berawal dari Kecintaan pada UKM

Perjalanan Sonny Christian Joseph sebagai bankir yang menjelajahi segmen UKM hingga digital         

Siapkan Ekspansi, NTBK Galang Pendanaan Modal Rp 500 Miliar
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:50 WIB

Siapkan Ekspansi, NTBK Galang Pendanaan Modal Rp 500 Miliar

NTBK putuskan ekspansi di tengah tekanan rupiah mengincar pasar truk listrik dan ekspor komoditas. Cek rencana bisnisnya

Karier Alvin Pattisahusiwa, dari By Accident & Survival Mode, Kelola Triliunan Rupiah
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:49 WIB

Karier Alvin Pattisahusiwa, dari By Accident & Survival Mode, Kelola Triliunan Rupiah

Krisis moneter 1998 memaksa banyak orang mundur, tapi Alvin Pattisahusiwa bertahan. Pelajari strategi bertahan dan bangkitnya.

PNBP Bakal Tertekan Penundaan Royalti
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:42 WIB

PNBP Bakal Tertekan Penundaan Royalti

Potensi tambahan penerimaan negara dari kebijakan royalti mencapai Rp 200 triliun                   

Persepsi Risko Meningkat, Kepercayaan Ambruk, Rupiah Terus Mencetak Rekor Terburuk
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:42 WIB

Persepsi Risko Meningkat, Kepercayaan Ambruk, Rupiah Terus Mencetak Rekor Terburuk

Rupiah tembus Rp 17.597 per dolar AS. Imbal hasil dolar menggiurkan, waspadai risiko kerugian aset domestik Anda sekarang.

Ongkos Jaga Rupiah Kian Berat
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:26 WIB

Ongkos Jaga Rupiah Kian Berat

Ekonom menilai faktor yang menekan nilai tukar rupiah semakin kompleks                              

Beban Berlapis Industri
| Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:00 WIB

Beban Berlapis Industri

Pelemahan rupiah yang tengah terjadi menggambarkan rapuhnya struktur industri nasional yang ketergantungan bahan baku impor.

INDEKS BERITA

Terpopuler