Dorong Kinerja, PGAS Bakal Menjaga Pasokan Gas Domestik

Rabu, 18 September 2024 | 05:15 WIB
Dorong Kinerja, PGAS Bakal Menjaga Pasokan Gas Domestik
[ILUSTRASI. Aktivitas pekerja pada fasilitas gas PGN.]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) alias PGN mengantisipasi sejumlah tantangan di industri gas dalam negeri. Terutama dari sisi pasokan gas serta perpanjangan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).

Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko bilang, PGAS menghadapi tantangan dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Ini terjadi seiring turunnya pasokan dari sumber utama, yakni Blok Corridor yang digarap oleh Grup Medco.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tertekan, BI Rate Terancam Naik Lagi

BI memperkuat likuiditas, tetapi peluang kenaikan suku bunga terbuka hingga akhir tahun.              

Jalan Terjal Mengadang Pasar Keuangan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Jalan Terjal Mengadang Pasar Keuangan

Usai pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), dalam waktu dekat pasar menanti dampak lanjutan persoalan MSCI

Prospek Saham WIIM 2027: Peluang dari Perubahan Aturan Cukai Rokok & Rotasi Sektoral
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prospek Saham WIIM 2027: Peluang dari Perubahan Aturan Cukai Rokok & Rotasi Sektoral

Meski selisih harga antara rokok ilegal dan legal bisa menyempit, dampaknya terhadap perpindahan konsumen belum dapat dipastikan.

Rupiah pada Kamis (21/10) Menanti Arah The Fed
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:30 WIB

Rupiah pada Kamis (21/10) Menanti Arah The Fed

Rupiah kembali menembus 18.000 per dolar AS setelah sempat menguat sehari sebelumnya menguat ke 17.992 per dolar AS

Imbas MSCI, CDS Indonesia Menanjak
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Imbas MSCI, CDS Indonesia Menanjak

Melansir Bloomberg pada Rabu (21/10), CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 99,73bps, naik dari 92,40 bps dari sepekan lalu.

Gibran hingga MSCI
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:12 WIB

Gibran hingga MSCI

Ketika menilai suatu pasar tidak lagi memenuhi standar transparansi dan tata kelola, investor global dapat memindahkan dana mereka ke negara lain.

Menilik Prospek Mesin Pertumbuhan Baru PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Menilik Prospek Mesin Pertumbuhan Baru PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Di tengah persaingan yang kian ketat, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengandalkan konektivitas jaringan dan data center

Deposito Valas Melonjak Terdorong Kenaikan Bunga dan Tekanan Rupiah
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Deposito Valas Melonjak Terdorong Kenaikan Bunga dan Tekanan Rupiah

​DPK valas perbankan tumbuh 20,4% pada Agustus 2026, ditopang lonjakan deposito valas 37,5% akibat kenaikan bunga dolar AS dan pelemahan rupiah

Siasat Produsen Laptop Memacu Penjualan
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Siasat Produsen Laptop Memacu Penjualan

Kenaikan harga chip memori membuat produsen laptop menyiapkan strategi bisnis guna menghindari penurunan daya beli akibat harga jual yang naik

Laju Kredit Perbankan Tetap Kencang Ditopang Investasi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Laju Kredit Perbankan Tetap Kencang Ditopang Investasi

​Kredit perbankan tumbuh 13,26% pada September 2026, ditopang kredit investasi yang melesat 23,2%. Namun, perlambatan DPK membayangi prospeknya

INDEKS BERITA

Terpopuler