Usulan Insentif Kendaraan Bermotor Hybrid Kembali Muncul
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendorong perluasan insentif industri otomotif. Tak hanya kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV), pemerintah juga mengusulkan insentif untuk kendaraan hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan range extended electric vehicle (REEV).
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan usulan insentif tersebut mencakup insentif fiskal dan nonfiskal. Pembahasan insentif otomotif ini kembali didorong setelah sebelumnya belum mendapatkan kepastian. "Ya, kami akan mengusulkan dari sisi fiskal dan nonfiskal. Meskipun tidak harus sama dengan BEV. Mungkin ya, yang penting ada insentif," ungkap Sarmuji, Rabu (21/10).
