Ekonomi Mulai Bergulir, Insentif Pajak Ini Segera Berakhir

Senin, 20 Juni 2022 | 22:21 WIB
Ekonomi Mulai Bergulir, Insentif Pajak Ini Segera Berakhir
[ILUSTRASI. Infografik: Insentif pajak yang berakhir 30 Juni 2022.]
Reporter: Adinda Ade Mustami, Dendi Siswanto | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah optimistis ekonomi di tahun depan mulai kembali ke situasi sebelum pandemi. Sikap itu tercermin dari penetapan target penerimaan perpajakan di 2023. 

Dalam rapat kerja yang berlangsung Rabu dua pekan lalu (8/6), pemerintah dan Komisi XI DPR menyepakati tax ratio untuk tahun depan sebesar 9,77% atau sama dengan tahun 2019. 

"Jika proyeksi sebesar itu maka pendapatan di kisaran Rp 1,978 triliun," ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara, seperti dikutip Harian KONTAN.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor menjelaskan proyeksi penerimaan perpajakan itu sudah disepakati DPR bersama pemerintah. 

Baca Juga: Pemerintah Incar Transaksi dan Penghasilan Orang Kaya

Berdasarkan atas proyeksi tersebut, pemerintah adan DPR akan melanjutkan pembahasan RAPBN 2023 nantinya. "Adapun secara terperinci penerimaan setiap jenis pajak masih dalam pembahasan internal pemerintah," ujar Neilmaldrin ke KONTAN,  Selasa (14/6).

Neilmaldrin menjelaskan bahwa jenis pajak dengan konstribusi terbesar tahun 2023 diproyeksi masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Jenis pajak yang  masih jadi andalan adalah Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta dari Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

Optimisme terhadap ekonomi yang tumbuh juga menjadi alasan pemerintah untuk menghapus sejumlah insentif pajak mulai 30 Juni mendatang. Catatan saja, per akhir kuartal I tahun ini produk domestik bruto mengalami pertumbuhan sebesar 5,01%.

Apa saja insentif yang akan dicabut di akhir bulan ini? Satu di antaranya adalah diskon pajak penghasilan (PPh) Pasal 25. Insentif PPN yang berhubungan dengna kegiatan penanganan pandemi Covid-19 juga termasuk yang akan berakhir pada 30 Juni.  Insentif pajak lainnya, berikut rujukan aturan pemberiannya, bisa dilihat di infografik.

Bagikan

Berita Terbaru

Chatib Basri: Institusi Kuat Tak Membeli Kecepatan, tetapi Ketahanan Ekonomi
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:08 WIB

Chatib Basri: Institusi Kuat Tak Membeli Kecepatan, tetapi Ketahanan Ekonomi

Jika ingin menggapai Indonesia Emas 2045, Indonesia harus menjaga berbagai institusi pemerintahan dan kelembagaan pendukung lain tetap kuat. 

Transaksi Agen Bank Masih Tumbuh
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Transaksi Agen Bank Masih Tumbuh

Jaringan agen bank kian berkembang, mengerek volume transaksi sekaligus memperluas jangkauan layanan perbankan kepada masyarakat.

Kinerja Emiten Restoran Tak Seragam, FORE Melaju Kencang saat PZZA dan MAPB Tertekan
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Kinerja Emiten Restoran Tak Seragam, FORE Melaju Kencang saat PZZA dan MAPB Tertekan

Keberhasilan emiten restoran lebih banyak ditentukan oleh kemampuan menjaga efisiensi operasional dibandingkan mempercepat ekspansi gerai.

Net Sell Kembali Lagi, Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Net Sell Kembali Lagi, Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Sejumlah analis menilai, menjelang akhir pekan, peluang IHSG melanjutkan koreksi pada hari ini masih terbuka.

Memburu Dividen, Menanti Capital Gain
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Memburu Dividen, Menanti Capital Gain

Besarnya imbal hasil (yield) dividen ternyata belum cukup mengimbangi penurunan harga sepanjang tahun ini.

Andalkan Layanan Premium, Kinerja SILO Masih Moncer
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Andalkan Layanan Premium, Kinerja SILO Masih Moncer

Strategi peningkatan layanan spesialis dan optimalisasi jaringan rumah sakit menjadi pendorong prospek emiten rumah sakit ini.

Masih Jadi Buruan, Saham PT Timah (TINS) Catat Net Foreign Buy Terbesar Kedua di BEI
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Masih Jadi Buruan, Saham PT Timah (TINS) Catat Net Foreign Buy Terbesar Kedua di BEI

Aksi beli investor asing lebih merupakan konfirmasi bahwa sentimen pasar sedang positif terhadap saham TINS.

Purbaya Optimistis Tax Ratio Menyentuh 11% PDB
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Purbaya Optimistis Tax Ratio Menyentuh 11% PDB

Tax ratio Indonesia pada semester I-2026 mencapai 9,32%, tertinggi dalam dua tahun terakhir         

Konsumsi Naik, Tapi Daya Beli Belum Pulih
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Konsumsi Naik, Tapi Daya Beli Belum Pulih

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal II-2026 melambat dibanding kuartal sebelumnya             

Pekerja Bergeser  ke Sektor Informal
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:03 WIB

Pekerja Bergeser ke Sektor Informal

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka Indonesia turun menjadi 4,65% pada Mei 2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler