Genjot Utilitas Produksi, Latinusa (NIKL) Ingin Pertahankan Market Share di Atas 60%

Jumat, 01 April 2022 | 07:04 WIB
Genjot Utilitas Produksi, Latinusa (NIKL) Ingin Pertahankan Market Share di Atas 60%
[ILUSTRASI. Kemasan kaleng berbahan baku baja lapis timah elektrolisa (tinplate) merupakan salah satu kemasan yang dipakai mayoritas oleh industri makanan dan minuman dalam negeri. ]
Reporter: Muhammad Julian | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) menargetkan bisa mempertahankan pangsa pasar tahun ini. Seturut rencana ini, emiten tinplate berkode saham NIKL ini menargetkan utilitas kapasitas produksi 94%-95%.

"Kami berupaya mempertahankan (kinerja) dari kuantitas, baik itu produksi atau (volume) penjualan, termasuk ingin mempertahankan market share," ujar Jetrinaldi, Direktur Utama NIKL dalam paparan publik, Kamis (31/3).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

INET Gapai Pertumbuhan Fantastis per September 2026, Bagaimana Prospeknya?
| Selasa, 03 November 2026 | 07:10 WIB

INET Gapai Pertumbuhan Fantastis per September 2026, Bagaimana Prospeknya?

Afiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo dapat menjadi katalis positif dari sisi jaringan bisnis hingga dukungan pengembangan usaha.

Saham Pembagi Dividen Kian Murah, Peluang atau Jebakan?
| Selasa, 03 November 2026 | 07:00 WIB

Saham Pembagi Dividen Kian Murah, Peluang atau Jebakan?

Potensi yield dividen yang tinggi memang menggiurkan. Tetapi, risiko likuiditas, penurunan harga, dan evaluasi saham HSC perlu dipertimbangkan.

Tiga Emiten Grup Merdeka Cetak Penguatan Kinerja
| Selasa, 03 November 2026 | 06:58 WIB

Tiga Emiten Grup Merdeka Cetak Penguatan Kinerja

Tiga emiten Grup Merdeka kompak mencatatkan penguatan kinerja operasional sepanjang kuartal III-2026. 

Daya Beli Layu, Sektor Properti Loyo
| Selasa, 03 November 2026 | 06:56 WIB

Daya Beli Layu, Sektor Properti Loyo

Hingga akhir kuartal III-2026, mayoritas kinerja keuangan emiten pengembang properti masih kurang maksimal

KAEF Masih Perlu Kerja Keras untuk Menyehatkan Kinerja
| Selasa, 03 November 2026 | 06:53 WIB

KAEF Masih Perlu Kerja Keras untuk Menyehatkan Kinerja

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) masih menghadapi tantangan berupa tingginya beban keuangan dan keterbatasan arus kas operasi.

Menakar Dampak Didepaknya HSC, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (3/11)
| Selasa, 03 November 2026 | 06:52 WIB

Menakar Dampak Didepaknya HSC, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (3/11)

Investor perlu mewaspadai potensi pembalikan arah di tengah implementasi kebijakan BEI terkait saham HSC. 

Waspada Berbalik Arah
| Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

Waspada Berbalik Arah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada Selasa (3/11)

Amman Minerals (AMMN) Genjot Kapasitas Katoda Tembaga
| Selasa, 03 November 2026 | 06:30 WIB

Amman Minerals (AMMN) Genjot Kapasitas Katoda Tembaga

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) akan terus menggarap proyek Elang yang digadang sebagai pengganti Batu Hijau

Yield Naik, Kupon ST017 Diprediksi Menanjak hingga Sentuh 7,1%
| Selasa, 03 November 2026 | 06:15 WIB

Yield Naik, Kupon ST017 Diprediksi Menanjak hingga Sentuh 7,1%

Pemerintah kembali menggelar penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel terakhir  pada pekan ini, yakni Sukuk Tabungan seri ST017

Hatten Bali (WINE) Perkuat Portofolio Produk Premium
| Selasa, 03 November 2026 | 06:10 WIB

Hatten Bali (WINE) Perkuat Portofolio Produk Premium

Avara adalah koleksi wine premium yang dikembangkan berdasarkan pengalaman Hatten Wines selama 32 tahun mengolah anggur di iklim tropis Bali.

INDEKS BERITA

Terpopuler