Gerak Rupiah Jumat (11/6) Dipengaruhi Inflasi AS

Jumat, 11 Juni 2021 | 07:25 WIB
Gerak Rupiah Jumat (11/6) Dipengaruhi Inflasi AS
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah ditutup menguat pada perdagangan Kamis (10/6), meski tipis. Kurs spot rupiah naik 0,05% ke Rp 14.248 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs referensi JISDOR menguat 0,15% ke Rp 14.240 per dollar AS.

Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual menuturkan, pergerakan rupiah hari ini (11/6) akan dipengaruhi data inflasi AS. Inflasi AS naik 0,6% dibanding bulan sebelumnya. Ini lebih tinggi dari proyeksi, yaitu 0,4%.

Alhasil, rupiah berpotensi turun. "Ekspektasi pasar, inflasi AS lebih tinggi,” kata David, kemarin. Meski begitu, pelemahan diyakini tidak akan signifikan.

Tapi Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menilai, bila inflasi AS naik, dollar AS akan cenderung terdepresiasi. Karena itu, ketika inflasi AS naik, dia melihat peluang rupiah menguat.

Secara teknikal, menurut Sutopo, rupiah berpotensi menguat pada perdagangan Jumat. Hitungan dia, rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 14.200-Rp 14.325 per dollar AS.

Sementara David memprediksi rupiah akan diperdagangkan pada rentang Rp 14.230-Rp 14.280 per dollar AS.

Bagikan

Berita Terbaru

Penjualan Terjun 80%, POLY Kini Menghadapi Gugatan PKPU dari Pemegang Saham Sendiri
| Minggu, 15 Februari 2026 | 08:21 WIB

Penjualan Terjun 80%, POLY Kini Menghadapi Gugatan PKPU dari Pemegang Saham Sendiri

Kini, POLY hanya mengandalkan pabrik di Kaliwungu, Kendal, dengan tingkat utilisasi hanya sekitar 30%

Mereka yang Menorehkan Cuan di Notes Leather
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB

Mereka yang Menorehkan Cuan di Notes Leather

Aktivitas menulis di buku catatan ini, belakangan banyak dilakukan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pekerja kantoran.

Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir Indonesia
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB

Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir Indonesia

Pemerintah menyiapkan ekosistem karbon biru sebagai bagian strategis upaya pengurangan emisi dan perdagangan karbon. Potensinya sangat besar.

Jaga Penyerap Karbon
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB

Jaga Penyerap Karbon

Ekosistem lamun merupakan penyerap karbon yang sangat efisien, terutama pada sedimen, yang mampu menyimpan karbon dalam jangka waktu ribuan tahun.

Sinyal Winter Seasons, Cari Aman di Pasar Aset Kripto
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:51 WIB

Sinyal Winter Seasons, Cari Aman di Pasar Aset Kripto

Harga Bitcoin cs rontok bersamaan dengan likuiditas global yang menyusut di awal tahun 2026. Masih ada yang layak beli?

Investasi Emas Fisik atau Digital, Ini Pertimbangannya!
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:51 WIB

Investasi Emas Fisik atau Digital, Ini Pertimbangannya!

Banyak yang masih ragu: pilih tabungan emas fisik atau digital. Cek perbandingannya di sini!        

DANA Hitung Transaksi, Sambil Menggerakkan Konservasi
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:30 WIB

DANA Hitung Transaksi, Sambil Menggerakkan Konservasi

DANA berupaya membuktikan bahwa transaksi keuangan berbasis aplikasi dapat menjadi pintu masuk edukasi lingkungan. 

 
IHSG Anomali: Bursa Saham Naik, Asing Malah Jual Rp 5,74 Triliun Sepekan
| Minggu, 15 Februari 2026 | 04:40 WIB

IHSG Anomali: Bursa Saham Naik, Asing Malah Jual Rp 5,74 Triliun Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatat penguatan total 3,49% dalam sepekan terakhir dan ditutup pada 8.212.

Bank Syariah Berani Pasang Target Tinggi
| Minggu, 15 Februari 2026 | 04:40 WIB

Bank Syariah Berani Pasang Target Tinggi

Bank syariah targetkan pertumbuhan double digit tahun ini dengan mengedepankan strategi seleksi risiko dan inovasi produk.

Bidik 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:10 WIB

Bidik 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029

Program ini akan dilengkapi dengan pembangunan pabrik es hingga cold storage, hingga dukungan kendaraan operasional

INDEKS BERITA

Terpopuler