Grab Luncurkan Layanan Premium ke Bandara

Rabu, 05 November 2025 | 07:39 WIB
Grab Luncurkan Layanan Premium ke Bandara
[ILUSTRASI. Null]
Reporter: Vina Elvira | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grab Indonesia memperkenalkan fitur jaminan ketepatan waktu ke bandara untuk pengguna GrabCar melalui layanan advance booking. Fitur layanan premium ini menawarkan kompensasi hingga Rp 3,3 juta jika pengguna ketinggalan pesawat akibat keterlambatan penjemputan, sebagai langkah yang menandai peningkatan standar layanan transportasi daring di Indonesia.

Program bertajuk Jaminan On Time Kejar Pesawat tersebut menjadi yang pertama di Indonesia, menyasar peningkatan permintaan perjalanan ke bandara seiring mobilitas masyarakat yang semakin pulih. Inisiatif ini juga mencerminkan persaingan yang kian ketat di segmen transportasi premium berbasis pemesanan terjadwal.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dana DHE SDA Dongkrak Likuiditas Valas Perbankan
| Senin, 02 November 2026 | 04:30 WIB

Dana DHE SDA Dongkrak Likuiditas Valas Perbankan

Tak sekadar menambah pasokan dolar AS di dalam negeri, kebijakan ini juga menjadi ladang baru bagi bank untuk menggemukkan DPK valas.

Investor Selektif, Urun Dana Perketat Penerbitan Efek
| Senin, 02 November 2026 | 04:25 WIB

Investor Selektif, Urun Dana Perketat Penerbitan Efek

Agar tetap dipercaya pasar, industri urun dana memperketat seleksi penerbit efek demi meningkatkan kualitas investasi.

Butuh Lebih dari Sekadar Insentif Fiskal
| Senin, 02 November 2026 | 04:10 WIB

Butuh Lebih dari Sekadar Insentif Fiskal

Sejumlah pekerjaan rumah masih perlu dirampungkan pemerintah, mulai dari kepastian regulasi hingga kredibilitas pasar keuangan

Menguji Ketegasan Strict Liability di Lahan Gambut
| Senin, 02 November 2026 | 03:08 WIB

Menguji Ketegasan Strict Liability di Lahan Gambut

Penyidik Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup wajib mengajukan gugatan perdata ganti rugi pemulihan ekologis secara simultan.

Uji Reformasi BEI
| Senin, 02 November 2026 | 02:18 WIB

Uji Reformasi BEI

Reformasi juga harus menjaga keseimbangan: memperketat pengawasan tanpa menghambat perusahaan yang ingin menghimpun dana dan bertumbuh.

Laba Tumbuh 23%, Prospek Kinerja PGAS Dipengaruhi Keandalan Pasokan Jangka Panjang
| Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Laba Tumbuh 23%, Prospek Kinerja PGAS Dipengaruhi Keandalan Pasokan Jangka Panjang

PGAS menawarkan potensi dividend yield yang menarik sekitar 16% sampai 19%, dengan asumsi dividend payout ratio (DPR) sebesar 80%.

Disorot BEI karena Kas Rp 15,5 Triliun Numpuk di Deposito, Begini Penjelasan BUKA
| Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Disorot BEI karena Kas Rp 15,5 Triliun Numpuk di Deposito, Begini Penjelasan BUKA

BUKA dinilai perlu memperkuat bisnis inti dengan prospek pertumbuhan dan margin lebih baik, khususnya segmen gaming.

Kantongi Kredit Baru dari Bank, EMAS Anggarkan US$ 11,4 Juta untuk Eksplorasi 2027
| Minggu, 01 November 2026 | 06:23 WIB

Kantongi Kredit Baru dari Bank, EMAS Anggarkan US$ 11,4 Juta untuk Eksplorasi 2027

EMAS siapkan anggaran eksplorasi tahun 2027 sebesar US$ 11,4 juta, setara Rp 205,2 miliar dengan asumsi kurs Rp 18.000 per dolar AS.

Bisnis Sulih Suara Drama China Makin Ramai
| Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Bisnis Sulih Suara Drama China Makin Ramai

Tren drama vertikal turut mendorong kebutuhan jasa sulih suara (dubber). Namun, bagaimana memulai profesi ini agar bisa cuan?

Bukan Janji, tapi Kompetensi
| Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Bukan Janji, tapi Kompetensi

Perilaku yang dikesankan pada saat kampanye, berbeda seratus delapan puluh derajat dengan perilaku sehari-hari. 

INDEKS BERITA

Terpopuler