Harga Emas Melonjak, Emas Batangan Antam Pecahan 5 dan 10 Gram Diserbu Pembeli

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:52 WIB
Harga Emas Melonjak, Emas Batangan Antam Pecahan 5 dan 10 Gram Diserbu Pembeli
[ILUSTRASI. Emas batangan Antam]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM, anggota indeks Kompas100) semakin melesat, seiring tingginya tensi sentimen eksternal terkait perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China. Marketing Manager Antam, Yudi Hermansyah mengatakan, emas batangan Antam pecahan 5 gram dan 10 gram paling banyak diburu konsumen domestik.

Secara keseluruhan, lanjut Yudi, sepanjang pada bulan Juli 2019 saja penjualan emas batangan Antam sudah mencapai 3,4 ton. Jumlah ini lebih tinggi dari target penjualan Antam sebesar 2,5 ton per bulan.

Di bulan Agustus, Yudi berharap penjualan Antam bisa menembus 4 ton. "Meskipun hingga saat ini, penjualan bulan Agustus tercatat sebanyak 3,2 ton," tutur Yudi kepada KONTAN, Senin (26/8).

Baca Juga: Kini Harga Emas Berada di Level Tertinggi Sejak 2013, Dipicu Tweetstorm Donald Trump

Selain pasar domestik, Antam juga mengekspor emas batangannya. Untuk pasar ekspor, kata Yudi, pecahan yang dijual adalah produk seberat 1 kg.

Berikut harga jual emas batangan Antam per hari Senin, mengutip dari situs perusahaan BUMN tambang ini.

Harga Jual Emas Aneka Tambang per 26 Agustus 2019
Berat (gram) Harga Jual (Rp)
0,5 411.500
1 774.000
5 3.690.000
10 7.315.000
25 18.180.000
50 36.285.000
100 72.500.000
250 181.800.000
500 361.800.000
1.000 705.600.000

 

.

Bagikan

Berita Terbaru

Siap-Siap, CMRY Akan Membagikan Dividen Tunai Rp 793 Miliar
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:46 WIB

Siap-Siap, CMRY Akan Membagikan Dividen Tunai Rp 793 Miliar

Nantinya, setiap pemegang saham emiten produsen susu olahan akan memperoleh dividen final tunai sebesar Rp 100 per saham.

Masyarakat Mulai Berhitung Cermat
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:01 WIB

Masyarakat Mulai Berhitung Cermat

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2026 tercatat sebesar 122,9, turun 2,3 poin                    

Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen

Kinerja Indocement 2026 diproyeksi tertekan oleh biaya energi dan rupiah yang melemah drastis. Akankah INTP mampu bertahan dari badai ekonomi?

Tokocrypto Gandeng BRI & Mandiri: Akses Kripto Kini Makin Mudah
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Tokocrypto Gandeng BRI & Mandiri: Akses Kripto Kini Makin Mudah

Tokocrypto kini tawarkan deposit via BRI & Mandiri. Ini langkah menarik investor di tengah pasar kripto yang les

Restitusi Disikat, Pebisnis Tercekat
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:52 WIB

Restitusi Disikat, Pebisnis Tercekat

Kementerian Keuangan menggandeng BPKP dalam melakukan audit menyeluruh terhadap restitusi pajak     

Emas Bangkit Lagi! Analis Ungkap Alasan di Balik Kenaikan Harga
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:15 WIB

Emas Bangkit Lagi! Analis Ungkap Alasan di Balik Kenaikan Harga

Harga emas spot menguat 2,25% dalam sepekan. Koreksi harga justru jadi peluang investor. Ketahui pemicu kenaikannya sekarang

Gejala Resentralisasi dalam Senyap
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:05 WIB

Gejala Resentralisasi dalam Senyap

Atas nama otonomi, ada gejala resentralisasi yang bekerja secara perlahan yang dilakukan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah.​

Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci

Rupiah terancam melemah lebih dalam. Konflik Timur Tengah dan data inflasi AS jadi penentu nasib mata uang Garuda.

Bibit Ancaman Sosial dan Ekonomi
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

Bibit Ancaman Sosial dan Ekonomi

Lonjakan harga energi, pelemahan rupiah dan ancaman kemarau ekstrem patut diantisipasi lantaran rawan secara sosial maupun ekonomi.​

Kredit Infrastruktur Perbankan Masih Mengucur Deras
| Sabtu, 11 April 2026 | 05:30 WIB

Kredit Infrastruktur Perbankan Masih Mengucur Deras

Penyaluran kredit infrastruktur Bank Mandiri selama dua bulan pertama 2026 mencetak kenaikan 30,8% secara tahunan menjadi Rp 491,63 triliun.

INDEKS BERITA

Terpopuler