Harga Gas yang Tinggi di Eropa dan Asia Kemungkinan Bertahan Hingga Musim Semi 2022

Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:50 WIB
Harga Gas yang Tinggi di Eropa dan Asia Kemungkinan Bertahan Hingga Musim Semi 2022
[ILUSTRASI. TotalEnergies memperkirakan harga LNG yang tinggi di Eropa dan Asia dapat bertahan hingga musim semi tahun depan. REUTERS/Gonzalo Fuentes]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - PARIS. TotalEnergies SE memperkirakan harga gas alam cair (LNG) yang tinggi di Eropa dan Asia dapat bertahan hingga musim semi pada tahun depan. Pada kuartal IV tahun ini saja, perkiraannya harga jual rata-rata LNG akan naik menjadi lebih dari US$ 12 per juta British thermal unit (MMBtu) dibandingkan dengan US$ 9,10 pada kuartal III.

CEO TotalEnergies Patrick Pouyanne mengatakan kepada wartawan bahwa pasokan rendah dan permintaan yang kuat berkelanjutan kemungkinan akan menjaga harga gas tinggi di Eropa dan Asia sampai musim semi mendatang. Meskipun, harga jual akan mulai mereda setelah musim dingin.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Satgas Ekonomi Dinilai Sekadar Seremoni
| Rabu, 29 April 2026 | 06:11 WIB

Satgas Ekonomi Dinilai Sekadar Seremoni

Pemerintah bentuk Satgas Ekonomi sebagai tindak lanjut Kepres Nomor 4 Tahun 2026                    

Laba Bersih ELSA Tumbuh 2% di Kuartal I-2026
| Rabu, 29 April 2026 | 06:09 WIB

Laba Bersih ELSA Tumbuh 2% di Kuartal I-2026

Elnusa saat ini berfokus pada kualitas pendapatan dan penguatan arus kas di tengah volatilitas industri energi.

Pertamina NRE Siapkan Portofolio Proyek Karbon
| Rabu, 29 April 2026 | 06:05 WIB

Pertamina NRE Siapkan Portofolio Proyek Karbon

CEO PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) John Anis menyambut positif kepastian regulasi Perpres 110/2025 dan Permenhut 6/2026

Berat Sama Dipikul
| Rabu, 29 April 2026 | 06:03 WIB

Berat Sama Dipikul

Pemerintah perlu mengirimkan sinyal yang kuat dan konsisten bahwa situasi ini ditangani dengan sense of urgency yang memadai.

Industri Menyambut Wacana CNG Menggantikan Elpiji
| Rabu, 29 April 2026 | 06:00 WIB

Industri Menyambut Wacana CNG Menggantikan Elpiji

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah ingin mengoptimalkan penggunaan gas domestik

Nilai Tukar Rupiah Tertekan Eksternal dan Internal
| Rabu, 29 April 2026 | 06:00 WIB

Nilai Tukar Rupiah Tertekan Eksternal dan Internal

Dolar AS menguat, rupiah tertekan. Pelajari bagaimana sentimen risk-off dan kondisi domestik memengaruhi nilai tukar

Efek Sanksi Uni Eropa Bikin Minyak Rusia Mahal
| Rabu, 29 April 2026 | 05:55 WIB

Efek Sanksi Uni Eropa Bikin Minyak Rusia Mahal

Paket sanksi Uni Eropa ke Rusia berpotensi mengerek biaya angkut atau tanker minyak sehingga harga lebih mahal

Murah Belum Tentu Aman, Ini Strategi Investor Hadapi IHSG Tanpa Katalis
| Rabu, 29 April 2026 | 05:52 WIB

Murah Belum Tentu Aman, Ini Strategi Investor Hadapi IHSG Tanpa Katalis

Kurangi eksposur perbankan yang masih masif dibuang asing, fokus pada saham defensif seperti ICBP dan KLBF dengan pricing power kuat.

PINISI Meluncur, Tetap Tak Jamin Kredit Makin Gacor
| Rabu, 29 April 2026 | 05:46 WIB

PINISI Meluncur, Tetap Tak Jamin Kredit Makin Gacor

Persoalan utama saat ini bukan kekurangan likuiditas, melainkan lemahnya penyerapan kredit oleh dunia usaha

Ekspansi Bisnis Kabel AI Data Center Panduit di Tengah Gejolak Ekonomi dan Politik
| Rabu, 29 April 2026 | 05:45 WIB

Ekspansi Bisnis Kabel AI Data Center Panduit di Tengah Gejolak Ekonomi dan Politik

Proyek data center, khususnya AI data center, memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan harus memenuhi standar internasional.

INDEKS BERITA

Terpopuler