Hilirisasi Komoditas Nikel Baru Setengah Jalan

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:53 WIB
Hilirisasi Komoditas Nikel Baru Setengah Jalan
[ILUSTRASI. Pemangkasan produksi nikel 2026 (ANTARA FOTO/Andry Denisah)]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan nikel Indonesia adalah yang terbesar di dunia, mencapai sekitar 5,3 miliar hingga 5,9 miliar ton bijih nikel, atau setara dengan 40% hingga 45% dari total cadangan global. Pemerintah tengah mendorong hilirisasi nikel agar memberikan nilai tambah.

Hanya saja, pemanfaatan komoditas nikel di Indonesia baru setengah jalan. Meski menjadi "raja nikel" dalam rantai pasok global, tapi program hilirisasi di Indonesia masih dominan menghasilkan produk setengah jadi. Sedangkan industri yang menghasilkan produk akhir belum berkembang.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Petelur Emas
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Petelur Emas

Sehebat apapun pemerintahan di sebuah negara tidak bakal bisa menjalankan roda perekonomian sendirian.

Bakrie Capital Beli Lagi Saham BIPI di Tengah Rencana Lepas Entitas Batubara
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:50 WIB

Bakrie Capital Beli Lagi Saham BIPI di Tengah Rencana Lepas Entitas Batubara

Bakrie Capital menjadi pemegang saham BIPI untuk kali pertama pada 25 Februari 2026, saat membeli 6% saham BIPI di harga Rp 248 per saham.

Mengapa Rupiah Terus Tertekan? Defisit NPI Jadi Sorotan Utama
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mengapa Rupiah Terus Tertekan? Defisit NPI Jadi Sorotan Utama

Rupiah mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah pada Senin (25/5). Defisit NPI US$ 9,1 miliar jadi pemicu utama. Klik untuk tahu dampaknya!

Strategi Investasi Obligasi: Ini Pilihan Aman Saat Suku Bunga BI Naik
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Strategi Investasi Obligasi: Ini Pilihan Aman Saat Suku Bunga BI Naik

Pasar obligasi domestik tertekan, namun investor punya peluang yield lebih tinggi. Simak instrumen yang direkomendasikan.

Efek Pelemahan Rupiah ke Transportasi dan Logistik
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:13 WIB

Efek Pelemahan Rupiah ke Transportasi dan Logistik

Nilai tukar rupiah melemah di awal pekan ini. Senin (25/5), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 27 atau 0,15% menjadi Rp 17.744 per dolar AS

Jalan Berliku Ekspor Udang ke Amerika
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:08 WIB

Jalan Berliku Ekspor Udang ke Amerika

Ekspor udang Indonesia ke AS pada tahun 2025 menjadi tulang punggung devisa sektor perikanan dengan nilai US$1,87 miliar.

Produksi Minyak PHE Tembus 475.000 Barel
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:02 WIB

Produksi Minyak PHE Tembus 475.000 Barel

Realisasi kuartal pertama tahun ini diwarnai gangguan teknis pada pipa transportasi gas yang menghambat laju produksi di Blok Rokan.

Tantangan Biaya dan Daya Beli Menghantui SIDO
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:00 WIB

Tantangan Biaya dan Daya Beli Menghantui SIDO

Target pertumbuhan laba SIDO dipangkas jadi 0% yoy pasca realisasi kinerja kuartal I 2026. Simak strategi manajemen hadapi tekanan pasar.

Kasus Fraud KPR Berisiko Dongkrak NPL Perbankan
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:00 WIB

Kasus Fraud KPR Berisiko Dongkrak NPL Perbankan

Kasus KPR fiktif BTN jadi peringatan. NPL bank terancam naik, pemulihan kredit sulit.                 

DAS Batanghari Tercemar Merkuri dari Tambang Ilegal
| Selasa, 26 Mei 2026 | 05:58 WIB

DAS Batanghari Tercemar Merkuri dari Tambang Ilegal

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sumatra Barat, Tommy Adam menegaskan dampak buruk dari aktivitas penambangan emas ilegal

INDEKS BERITA

Terpopuler